Breaking News:

Siak

Beri Kepastian Hukum atas Kepemilikan Tanah, 1.281 Orang Warga Tualang Menerima Sertifikat Tanah

Dengan legalnya kepemilikan tanah diharapkan dapat memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

net
Ilustrasi sertifikat 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Sebanyak 1.281 orang warga di kecamatan Tualang, Kabupaten Siak menerima sertifikat tanah. Sertifikat itu langsung diserahkan oleh Bupati Siak Alfedri, Rabu (15/7/2020) di Tualang.

Sertifikat itu merupakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019. Jumlah itu merupakan masyarakat yang berada di 2 kampung, Perawang Barat dan kampung Perawang di kecamatan Tualang.

"Kami menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada 100 warga di dua kampung, yaitu kampung Perawang Barat dan Kampung Perawang," kata Alfedri.

Alfedri menargetkan seluruh bidang tanah di Kabupaten Siak bersertifikat pada tahun 2023. Dengan legalnya kepemilikan tanah diharapkan dapat memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

Sarmiati Senang Terima Dana BLT Covid-19 Tahap III, Warga Padati Kantor Lurah Kampung Rempak Siak

"Dengan terbitnya sertifikat ini membuat tanah pemilik, memiliki kekuatan hukum dan kepastian hak yang melekat. Tanah yang kita miliki ditinjau dari aspek legalitasnya sudah kuat," ungkapnya.

Sesuai undang-undang agraria, setiap tanah yang dimiliki individu maupun kelompok harus memiliki fungsi secara sosial di dalamnya ada tanaman yang bernilai ekonomi.

"Tanah itu harus dimanfaatkan agar nantinya bernilai ekonomis, jangan ditelantarkan, jika dia di pingir jalan bisa dibuat tempat usaha, pertanian dan peternakan. Kalau tidak jika ada saudara kita yang ingin menanam cabai, bawang dan jagung berikan ke dia, sehingga tanah tersebut benar-benar bermanfaat," ucapnya.

Pemerintah daerah sangat mendukung program yang dilaksanakan Kementrian Pertanahan dan Tata Ruang yang di teruskan oleh Badan Pertanahan Nasional.

"Kami sangat mendukung program PTSL ini, bagaimana sepenuhnya program ini dapat terlaksana di kabupaten Siak. Harapan kami bagaimana bidang tanah masyarakat bisa di sertifikatkan,"harapnya.

Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2019, Bupati Siak Riau Sebut Realisasi Capai Target

Kepala Kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) kabupaten Siak Hermen SH menyampaikan penyerahan sertifikat PTSL tahun 2019 untuk rakyat ini, sempat tertunda dikarenakan wabah Covid 19.

Tercatat hampir 6000 sertifikat tanah yang sudah dikeluarkan oleh BPN Siak untuk kecamatan Tualang. Namun ini tidak seberapa dibanding jumlah lahan penduduk Tualang yang tanahnya belum tersertifikat.

"Jadi, kami mohon pendataannya, tapi yang pasti pendataanya. Petugas BPN akan menerima berkas yang benar. Bapak ibu warga punya harapan tanahnya bisa di sertifikat, Karena Program PTSL ini akan kita lanjutkan, semua bidang tanah itu akan kita ukur dan akan kita petakan, kita daftarkan. jadi bapak ibu tolong kasi tahu saudara yang lain," pintanya.

Ia berharap, setelah dibagikannya sertifikat ini, hendaknya tanah tersebut di peliharan dan jangan dibiarkan menjadi lahan kosong. Ini bisa dicaplok orang sehingga menjadi masalah.

Polisi Gagal Bertemu Pelaku, Kapolres Siak Datang ke Lokasi Ilegal Logging Penyangga TN Zamrud

"Tanah yang bersertifikat namun tidak di pelihara bisa diserobot orang, kita sudah bayak menanggani persoalan ini. Kita kan hanya melegalkan tanah, tidak menjaga tanah, yang memiliki menjaga tanah yang punya tanah, memang bisa kita pertahankan, tetapi kita mendapat masalah,"terangnya.

Hermen menghimbau kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat tersebut dapat disimpan atau digunakan sebaik- baiknya. Jikapun digunakan untuk mendapatkan pinjaman uang ,sifatnya harus produktif, misalnya untuk usaha.(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved