Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Sejumlah Wanita Pemandu Karaoke di Dumai Terjaring Razia, Modus Gembok Pintu Dari Luar

Dalam penggerebekan itu, petugas berhasil menemukan sejumlah pengunjung dan pemandu lagu yang sedang asik karoke sambil menikmati

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI- Meski pemerintah melarang seluruh hiburan malam termasuk tempat karoke untuk beroperasi ditengah pandemi Covid-19, ternyata ada salah satu tempat karoke di Kota Dumai,  yang nekat buka. 

Karena nekat buka ditengah Pendemi,  karaoke Tario Indah II yang terletak di Jalan Jeruk, Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Kota digrebek tim gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Kesbang Pol dan Dinkes Kota Dumai. Untuk mengelabui petugas pelaku usaha karoke itu beroperasi dengan menggembok pintu dari luar. 

Penggerebekan yang dilakukan oleh tim gabungan Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19, Senin (13/7/2020) sekira pukul 21.00 WIB.

Dalam penggerebekan itu, petugas berhasil menemukan sejumlah pengunjung dan pemandu lagu yang sedang asik karoke sambil menikmati minuman beralkohol  yang disajikan pemilik usaha.

Pemilik Karoke Tario Indah II, Adang mengatakan, dirinya tetap nekat membuka lokasi hiburan lantaran kebutuhan ekonomi yang mengharuskannya tidak  mengindahkan larangan pemerintah ditengah pandemi Covid-19.

"Kita buka hanya untuk makan saja bang, anak mau sekolah sementara uang tidak ada," sebutnya.

Diakuinya, bahwa untuk mengelabui petugas ia menggembok pintu masuk lokasi hiburan dari luar, sehingga petugas tidak mengetahui aktivitas mereka didalam tempat karoke tersebut. 

"Baru hari ini saja, belum pernah buka sebelumnya, saya terpaksa buka anak mau sekolah," ucapnya.

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai, Bambang Wardoyo  mengatakan, penggerebekan itu berawal dari informasi masyarakat terkait adanya lokasi hiburan malam di Kota Dumai beroperasi meski ditengah Pandemi Covid-19.

"Atas informasi itu kita langsung menuju ke lokasi hiburan tersebut dan ditemukan tempat karoke itu digembok dari luar, sementara itu banyak kendaraan terparkir diluarnya. Berhasil masuk kita menemukan sejumlah pengunjung dan pemandu lagu didalamnya," sebutnya.

Ia menambahkan, para  pemandu lagu digiring ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan, sementara untuk alat karoke disita tim gabungan dengan tujuan supaya aktivitas mereka tidak kembali beroperasi ditengah pandemi.

"Kita berikan SP 1 kepada pemilik karoke dan kita berikan sanksi 1 minggu tak bisa buka, jika nantinya karoke sudah di izin kan buka," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved