Breaking News:

Pak Lurah Mengamuk, 5 Siswa Titipannya Gagal Masuk SMA, Acak-acak dan Rusak Fasilitas Sekolah

Bukan cuma mengamuk pakai suara, pak luruh juga berani merusak fasilitas sekolah hingga sekolah merasa sangat dirugikan.

Warta Kota/Rizki Amana
Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN 3 Tangsel, Aan Sri Analiah saat ditemui di Gedung SMAN 3 Tangsel, Benda Timur, Pamulang, Jumat (17/7/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Entah apa yang sudah diterima oleh pak lurah ini, Ia mengamuk ke pihak sekolah karena siswa titipannya gagal masuk SMA.

Bukan cuma mengamuk pakai suara, pak luruh juga berani merusak fasilitas sekolah hingga sekolah merasa sangat dirugikan.

Nampaknya pak lurah tersebut sangat emosi karena titipannya gagal masuk SMA.

Peristiwa itu terjadi Tangerang Selatan. Pak lurah Benda Baru, Pamulang, bernama Saidun itu mengamuk dan merusak fasilitas yang terdapat pada ruang Kepala SMAN 3 Tangsel.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN 3 Tangsel, Aan Sri Analiah mengatakan, peristiwa tersebut ditenggarai tak lolosnya calon siswa yang dicalokan Saidun untuk dapat diterima di SMAN 3 Tangsel.

Pasalnya, para calon siswa tersebut dititipkan Saidun tanpa melalui prosedur pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2020-2021, melainkan melewati jalur pintas.

Aan Sri Analiah mengatakan, masalahnya PPDB, mungkin Lurah Saidun juga mendapatkan tekanan dari mana-mana agar bisa mengusahakan masyarakatnya atau siapa untuk bisa masuk di SMAN 3.

Padahal PPDB sudah berakhir, sudah daftar ulang, kemudian sudah disampaikan baik-baik.

"Nah, mungkin karena merasa beliau juga ingin membela rakyatnya, kemudian ingin titipannya diakomodasi," kata Aan usai melangsungkan pertemuan dengan Saidun di SMAN 3 Tangsel, Pamulang, Jumat (17/6/2020).

Aan menjelaskan, peristiwa mengamuknya Saidun di dalam ruangannya terjadi pada Jumat, 10 Juli 2020 lalu.

Halaman
12
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved