Breaking News:

Update Virus Corona

2 PPS dan 1 PPDK Kepulauan Meranti Reaktif Rapid Test Covid-19

Dari hasil rapid test yang dilakukan kepada seluruh penyelenggaran Pilkada Kepulauan Meranti didapati ada riga orang yang reaktif.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUN PEKANBARU / FERNANDO SIKUMBANG
Ilustrasi Rapid test massal. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Dari hasil rapid test yang dilakukan kepada seluruh penyelenggaran Pilkada Kepulauan Meranti didapati ada riga orang yang reaktif.

Dari tiga orang yang berstatus suspect Covid-19 tersebut dua diantaranya telah diisolasi di RSUD setempat, sementara seorang lainnya diisolasi secara mandiri.

Hal tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti, Fahri dan kepada ketiganya telah diperiksa secara lenjutan

"Iya ada tiga orang PDP. Saat ini sampel swab sedang dikirim ke Pekanbaru," ungkap Fahri.

Fahri enggan membeberkan secara rinci identitas dan tempat tinggal pasien. Menurutnya jika dipublikasi akan menyulitkan pihaknya untuk melakukan tracing.

Namun ia hanya mengungkapkan ketiga pasien tersebut adalah petugas penyelenggara Pilkada Meranti; dua orang pasien berasal dari KPU dan seorang lainnya berasal dari Bawaslu.

Seperti dibeberkan oleh Divisi Parmas dan SDM KPU Kepulauan Meranti Hanafi SSos, dua orang yang dimaksud oleh Jubir Gugus Tugas Fari adalah, wanita berinisial N (21) warga Kecamatan Merbau, dan pria berinisial F (25) warga Kecamatan Tebingtinggi.

Keduanya Petugas Pemungutan Suara (PPS)

"Kondisi itu diketahui setelah 1.169 jajaran KPU Kepulauan Meranti menjalani rapif tes yang berlangsung sepekan ini. Termasuk kami juga ikut di rapid tes. Dua reaktif dan selebihnya non reaktif," ungkapnya.

Walaupun demikian Hanafi mengatakan bahwa 1 orang diantaranya dikarantina di RSUD dan 1 orang lainnya dikarantina mandiri di rumah.

Ilustrasi Rapid Test
Ilustrasi Rapid Test (bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Jangan Lupa Dzikir Sore, Lengkap Bacaan Dzikir Pagi dan Petang, Tulisan Latin dan Arab

Jawaban Menohok Menteri Sri Mulyani Soal Utang, Yang Suka Pakai Negara Islam, Semua Berutang

Cek Ramalan Zodiak Besok Senin 20 Juli 2020, Besok Kisah Cinta GEMINI Tidak Terlalu Baik

"Satu orang itu sebelumnya sudah di rapid test dan sempat diisolasi karena memang ada virus namun bukan corona, sementara 1 orang lainnya masih menunggu hasil lanjutan," ujar Hanafi.

Dikatakan Hanafi kepada dua orang tersebut akan dikarantina selama 14 hari ke deoan sambil menunggu hasil.

"Aturan kita mereka tidak diganti, walaupun demikian proses coklit tetap kita lalukan dan tidak ada masalah. Petugas yang turun ke rumah sudah dinyatakan sehat dan tetap menjalankan proses coklit dengan protokol kesehatan," pungkas Hanafi.

Terpisah kabar yang sama juga dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti Samsurizal.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved