Breaking News:

FEATURE - Pemburu Pasang Jerat untuk Tangkap Satwa Dilindungi, Awal Mula Konflik Manusia dan Satwa

Kita harapkan banyak dipasang rambu peringatan larangan pemasangan jerat. Kemudian juga melakukan sosialisasi ke masyarakat, serta pintu masuk

Tribun Pekanbaru/Alexander
FEATURE - Pemburu Pasang Jerat untuk Tangkap Satwa Dilindungi, Awal Mula Konflik Manusia dan Satwa. Foto: Petugas memperlihatkan jerat yang dipasang pemburu yang berhasil ditemukan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rindangnya hutan lindung di Desa Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, membuat suasana pagi makin dingin, menyambut langkah Tim Sisir Jerat di Konsesi PT Arara Abadi, saat memasuki rimba itu pada Selasa (21/7/2020) pagi.

Kicauan burung, tonggeret, dan berbagai hewan lainnya terdengar saling bersahutan, seperti nyanyian alam dengan irama harmoni, membuat telinga merasakan keasrian hutan tersebut, mengiring penelusuran yang dilakukan dengan dengan jalan kaki tersebut.

Kawasan itu juga menjadi lintasan gajah, harimau, rusa, tapir, beruang dan berbagai hewan dilindungi lainnya.

Dekatnya area itu dengan pemukiman masyarakat, membuat hutan Desa Tasik Betung dikenal sebagai tempat yang cukup aman dari jerat, karena masyarakat dan pihak perusahaan berkolaborasi dalam menjaga hutan.

Namun siapa sangka, di hutan lindung yang dikenal aman tersebut, juga ditemukan sejumlah jerat hewan di area itu, oleh tim yang terdiri dari gabungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Perwakilan Distrik PT Arara Abadi, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Tahura, Forum Harimau Kita serta unsur TNI/Polri dan masyarakat.

Jenis jerat yang ditemukan di area ini pada umumnya menggunakan jerat nilon, ada yang berukuran kecil, dan ada juga yang berukuran besar.

Bahkan ada yang menggali lobang di tempat jerat tersebut, sehingga hewan yang terjerat langsung masuk ke lobang yang sudah disiapkan.

FEATURE - Pemburu Pasang Jerat untuk Tangkap Satwa Dilindungi, Awal Mula Konflik Manusia dan Satwa. Foto: Petugas temukan jerat
FEATURE - Pemburu Pasang Jerat untuk Tangkap Satwa Dilindungi, Awal Mula Konflik Manusia dan Satwa. Foto: Petugas temukan jerat (Tribun Pekanbaru/Alexander)

Temuan saat turun hari pertama tersebut tidak hanya di kawasan Tasik Betung saja, tapi juga di sejumlah titik lainnya, tempat tim sisir jerat yang berbeda turun, di antaranya di Distrik Duri I/Melibur dan Distrik II/Sebanga, Kabupaten Bengkalis.

Selanjutnya Tim II di Distrik Minas, Kabupaten Siak serta Distrik Tapung, Kabupaten Kampar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai dari tanggal 20 hingga 25 Juli 2020.

Halaman
123
Penulis: Alex
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved