Breaking News:

Tertular dari Nyonya M, Bayi Enam Bulan di Kabupaten Inhil Positif Covid-19

"Bayi SF ini merupakan kontak erat dari pasien Positif Covid-19 ke 250 Nyonya M (27) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir," ujar Mimi.

Ilustrasi bayi dibuang(SHUTTERSTOCK)
Tertular dari Nyonya M, Bayi Enam Bulan di Kabupaten Inhil Positif Covid-19. Foto: Ilustrasi bayi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jumlah kasus positif Covid-19 mengalami penurunan jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya.

Jika Rabu (22/7/2020) ada penambahan 38 kasus baru, hari ini, Kamis (23/7/2020) di Provinsi Riau terdapat penambahan dua kasus baru pasien positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengungkapkan, dengan adanya penambahan dua kasus baru tersebut, maka total kasus positif Covid-19 di Riau secara akumulatif berjumlah sebanyak 350 kasus.

Rinciannya 107 pasien masih dirawat, kemudian ada 233 pasien yang sudah sehat dan sudah dipulangkan serta 11 pasien positif Covid-19 di Riau yang meninggal dunia.

Rincian penambahan dua pasien positif covid-19, Kamis (23/7/2020) diantaranya adalah pasien ke 349, anak laki-laki berinisial H, usia 10 tahun.

Pasien H ini merupakan warga Kabupaten Kuantan Singingi dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Kuantan Singingi.

"Pasien H ini sebelummya melakukan swab test pada tanggal 17 Juli 2020 dengan hasil dinyatakan Positif Covid-19.

Pasien ini merupakan kontak erat dari pasien Positif Covid-19 di Provinsi Sumatra Barat," kata Mimi.

Kemudian pasien kedua yang diumumkan hari ini adalah, pasien ke 350 yang merupakan seorang bayi perempuan, iniaial SF, usia 6 bulan.

Bayi ini merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Indragiri Hilir.

"Bayi SF ini merupakan kontak erat dari pasien Positif Covid-19 ke 250 Nyonya M (27) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir," ujar Mimi.

Selain ada penambahan dua kasus baru, kabar baiknya, ada penambahan satu pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh, yaitu nyonya DN (46) yang merupakan warga Kota Pekanbaru.

"Meski terjadi penurunan kasus, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak, sering mencuci tangan pakai sabun," katanya. (Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved