Breaking News:

Belajar Pakai HP Susah Paham, Guru Lakukan Home Visit, Siswa Inginnya Sekolah, Rindu Teman-teman

Dari pada kemarin lewat HP, saya tidak ngerti sama sekali. Kalau ada yang gak dimengerti, saya juga gak bisa menjelaskan

Editor: CandraDani
surya.co.id/david yohannes
Siswa SDN Mangunsari Kabupaten Tulungagung belajar bersama guru kelas yang melakukan home visit. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Guru kelas 6 SDN Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru mengadakan home visit untuk menggantikan belajar tatap muka di sekolah.

Sebanyak 24 siswa kelas 6 dibagi menjadi empat kelompok.

Mereka kemudian belajar di rumah warga yang disepakati, dan guru kelas datang untuk mengajar.

Ketua Kelas 6 SDN Mangunsari, M Qiston Faturozi mengaku kurang nyaman belajar berkelompok.

"Inginnya sekolah, bisa ketemu teman ramai-ramai," ucap Qiston, saat ditemui di tempat home visit, Senin (27/7/2020).

Kerja di Kampung Susah, Makanya Ingin Kerja di Luar Negeri, Suherman : Terpaksa Pulang Kampung Lagi

Masih menurut Qiston, selama ini para siswa belajar lewat gawai.

Namun ternyata banyak kesulitan selama pelaksanaannya.

Misalnya ada materi yang tidak dipahami, tidak ada yang bisa ditanyai.

"Harapannya virus cepat hilang, kami bisa sekolah lagi," ucap Qiston.

Salah satu wali murid yang ditempati untuk home visit, Muasifah (58), warga Desa Mangunsari Gang 1 RT2 RW2, Kecamatan Kedungwaru.

Menurut Muasifah, home visit sangat membantu selama larangan tatap muka.

Setidaknya para siswa masih mendapatkan penjelasan dari guru, khususnya materi-materi yang sulit.

"Dari pada kemarin lewat handphone (HP), saya tidak ngerti sama sekali. Kalau ada yang gak dimengerti, saya juga gak bisa menjelaskan," ucap Muasifah.

Sistem Belajar dari Rumah Diperpanjang Bagi Siswa PAUD, SD, dan SMP di Kepulauan Meranti Riau

Muasifah juga tidak keberatan rumahnya dipakai belajar bersama.

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved