Breaking News:

Mengejutkan, Dikira Tewas Tenggelam, Puluhan Pengungsi Rohingya Ternyata Selamat, Sembunyi di Sini

Tak ada yang mengira. Ternyata puluhan pengungsi Rohingya yang disebut tewas ternyata masih hidup. Lalu bagaimana dengan kapal yang terbalik

Editor: Budi Rahmat
ANTARA FOTO
Sekelompok pengungsi Rohingya berjalan di jalan berlumpur setelah melewati perbatasan Bangladesh-Myanmar di Teknaf, Bangladesh, Jumat (1/9). 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Mengejutkan, sebanyak 26 orang yang merupakan pengungsi Rohingya ditemukan selamat.

Padahal kapal yang mereka tumpangi terbalik dengan kondisi kemungkinan tak ada yang bisa selamat.

Namun kenyataan berkata lain. Salah seorang dari mereka mampu mencapai daratan untuk meminta pertolongan.

Lagi Bersepeda, Pria di Madiun Mendadak Tewas, Mayatnya Disemprot Disinfektan Sebelum Dievakuasi

VIDEO Penampilan Komedian Ulfa Dwiyanti Bikin Pangling dan Mengejutkan, Ini Profesinya Sekarang

VIDEO: Ratusan Pengemudi Ojol Geruduk DPRD Pekanbaru

ACT Terus Membersamai Jutaan Warga Rohingya, Palestina di Asia Tenggara, Terancam Penghapusan Etnis
ACT Terus Membersamai Jutaan Warga Rohingya, Palestina di Asia Tenggara, Terancam Penghapusan Etnis (Tribun Pekanbaru/Istimewa/ACT)

Dari keterangannya didapatkan informasi bahwa ada puluhan pengungsi yang kini bersembunyi dibalik semak-semak di sebuah pulau.

Lalu apa yang telah terjadi. Bagaimana pengungsi ini bisa selamat.

Sebelumnya diberitakan bahwa ada 26 pengungsi Rohingya yang diduga tenggelam.

Kapal mereka tumpangi terbalik. Kenyataan yang menyimpulkan bahwa para pengungsi sudah tewas tenggelam.

Nyatanya mereka ditemukan selamat dan bersembunyi di semak-semak sebuah pulau.

Para imigran tersebut awalnya diduga tenggelam karena kapalnya terbalik saat mengarungi lautan pada Sabtu (24/7/2020).

Mereka ditemukan selamat usai dilakukan pencarian pada akhir pekan, setelah seorang imigran Rohingya berhasil mencapai daratan dan meminta bantuan.

Dia awalnya mengatakan perahu terbalik, tetapi kemudian mengakui itu tidak benar.

Kemudian sisa anggota kelompok itu ditemukan Minggu malam (26/7/2020), kata kepala penjaga pantai Mohamad Zubil Mat Som kepada kantor berita AFP.

Ia melanjutkan, semua imigran yang mendarat di sebuah pulau kecil di lepas pantai resor Langkawi itu telah diamankan pihak berwenang, dan akan dites virus corona sebelum diserahkan ke otoritas imigrasi.

Ratusan ribu etnik Rohingya telah melarikan diri dari Myanmar karena kekerasan militer Myanmar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved