Breaking News:

100 Desa Tertinggal di Indragiri Hilir, Bupati : Menurun Berdasarkan Indeks Desa Membangun

Secara umum pedoman IDM disusun untuk memberikan panduan kepada pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam memanfaatkan data

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
100 Desa Tertinggal di Indragiri Hilir, Bupati : Menurun Berdasarkan Indeks Desa Membangun 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Jumlah desa sangat tertinggal di Kabupaten Inhil terus mengalami penurunan berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) yang dipaparkan oleh Bupati Inhil Drs HM Wardan MP.

Pada 2016 jumlah desa sangat tertinggal berdasarkan IDM sebanyak 63, angka ini terus menurun hingga menjadi 2 pada tahun 2020.

IDM merupakan indeks komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yaitu Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi dan Lingkungan.

Perangkat indikator yang dikembangkan dalam IDM dikembangkan berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju desa maju dan mandiri perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan di mana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan desa untuk mensejahterakan kehidupan desa.

“Kebijakan dan aktivitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa harus menghasilkan pemerataan dan keadilan, sekaligus memperkuat nilai-nilai lokal dan budaya, serta ramah lingkungan dengan mengelola potensi sumber daya alam secara baik dan berkelanjutan,” ungkap Bupati saat melakukan video conference (VC) bersama 19 Kecamatan di Kantor Diskominfo Inhil, Selasa (28/7).

Menurut Bupati, dalam konteks ini ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi bekerja sebagai dimensi yang memperkuat gerak proses dan pencapaian tujuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

IDM memotret perkembangan kemandirian desa dengan berdasarkan implementasi Undang-undang Desa dengan dukungan dana desa serta pendamping desa.

“Secara umum pedoman IDM disusun untuk memberikan panduan kepada pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam memanfaatkan data dan informasi IDM sebagai salah satu basis dalam proses perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi pembangunan desa,” pungkas Bupati.

Untuk diketahui, berikut perkembangan IDM desa di Kabupaten Inhil,

1. Tahun 2016 – 2017: jumlah desa mandiri 0, desa maju 0, desa berkembang 24, desa tertinggal 110 dan desa sangat ter-tinggal 63.

2. Tahun 2018: jumlah desa mandiri 0, desa maju 2, desa berkembang 49, desa tertinggal 129 dan desa sangat ter-tinggal 17.

3. Tahun 2019: jumlah desa mandiri 0, desa maju 11, desa berkembang 59, desa tertinggal 116 dan desa sangat tertinggal 11.

4. Tahun 2020: jumlah desa mandiri 0, desa maju 19, desa berkembang 76, desa tertinggal 100 dan desa sangat ter-tinggal.(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved