Breaking News:

Depresi Kades Berakhir Gantung Diri di Pohon Kopi, Tulis Sepucuk Surat: Jaga baik-baik ibu kalian

Ada yang menduga Kades Buangin, Pelipus meninggal karena depresi terhadap persoalan yang dihadapinya sebab di bawah tekanan warga

Editor: Hendri Gusmulyadi
unsplash @thenightstxlker
Ilustrasi gantung Diri, Bunuh Diri 

Itu setelah tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban oleh pihak medis.

Kepala Puskesmas Rentebulahan Timur, Endang Hartini menuturkan, setelah memeriksa tubuh Pelipus, dia tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan selain bekas jeratan tali di lehernya.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan, artinya semuanya normal dan murni gantung diri," ujar Endang sore tadi.

Seperti pada umumnya orang yang gantung diri lidahnya menjulur ke luar. Namun terhadap Pelipus, Endang mengaku tidak melihat hal itu pada Pelipus.

Meski begitu, Endang memastikan Pelipus tewas akibat gantung diri.

Selaras dengan itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto menerangkan, berdasarkan fakta-fakta yang ia himpun, simpulkan bahwa Pelipus murni gantung diri.

"Sesuai yang kita lihat dan disaksikan sejumlah pihak, kepala desa ini meninggal murni karena gantung diri," terang Dedi keada wartawan.

3. Seutas Kabel Mikrofon di Pohon Kopi

Kabar duka menghebohkan warga Desa Buangin, Kecamatan Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) Senin (27/7/2020) pagi tadi.

Tak disangka, Kepala Desa Buangin, Pelipus yang akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap ketiga ditemukan tewas tergantung.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved