Breaking News:

Kepulauan Meranti

Kapal Tanker Tata Armada 01 Hantam Kabel Tower Sutet, Seluruh Listrik di Pulau Merbau Riau Padam

Kepala PLN Rayon Selatpanjang Ferizal Syukri saat dikonfirmasi mengatakan pihak kapal mengaku salah jalur dan memasuki wilayah perairan tersebut

ISTIMEWA
Kapal tanker Tata Armada 01 yang menabrak kabel tower di perairan Selar Rengit, Pulau Merbau, Kepulauan Meranti, Senin (27/7/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Sebuah kapal Tanker yang melewati perairan Selat Rengit, Desa Semukut, Kecamatan Tebing Tinggi Barat menghantam Kabel Tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) pada Senin (27/7/2020) sore.

Kejadian ini membuat kabel sutet terputus dan membuat seluruh aliran listrik di Pulau Merbau padam hingga saat ini. Dimana Kabel Tower Sutet tersebut merupakan sambungan listrik yang dialirkan dari PLN di Desa Gogok Kecamatan Tebingtinggi Barat ke Kecamatan Pulau Merbau..

Kepala PLN Rayon Selatpanjang Ferizal Syukri saat dikonfirmasi mengatakan telah turun ke lapangan dan melihat kondisi akibat kejadian tersebut. "Kabelnya putus dan padam di selurh kecamatan Pulau Merbau," ujar Ferizal Selasa (28/7/2020).

PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan Listrik Hingga 24 Agustus, Ini Daftar Lokasi Pemeliharaan di Riau

Akibat Layangan, 71.121 Pelanggan Alami Mati Listrik: PLN Adukan Seorang Warga & Dijadikan Tersangka

Dikatakan Ferizal pihaknya juga sudah bertemu dengan pihak Kapal Tanker yang menabrak kabel tower tersebut. Dikatakan Ferizal pihak kapal mengaku salah jalur dan memasuki wilayah perairan tersebut. "Kapal tangker Tata Armada 01, mereka salah jalan mereka karena bukan jalur dia," tutur Ferizal.

Akibat kejadian tersebur Ferizal mengatakan pihak kapal telah bersedia untuk mengganti seluruh akibat dari kejadian tersebut. "Udah komunikasi dan mereka mau tanggung jawab katanya," ujar Ferizal.

Walaupun demikian Ferizal belum bisa mengkalkulasi jumlah kerugian maupun nilai yang harus ditabggung oleh pihak Kapal. "Karena itu sistemnya tower penanganannya khusus, kita menunggu tim dari Dumai sama Pekanbaru hari ini sampai," tuturnya.

Secara kasat mata dikatakan Feri kerusakan hanya terjadi kabel yang putus pada dua jalur.

"Kalau pastinya tetap kita menunggu dari Dumai dan Pekanbaru datang." Pungkas Sukri.

Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Rayon Air Molek dan Rengat Inhu Riau pada 23 Juli 2020

Diumumkan Hari Ini, Cek Daftar Penerima Diskon Listrik 900VA dan 1300VA di www.lightup.id

mengaku sedang berada di lapangan dan mengamankan kabel yang putus tersebut.

"Ini kita sedang mengamankan kabelnya dulu, kapal dah jalan sedangkan kabelnya putus, jadi kita menunggu orang dari Dumai perbaikannya, karena penanganan tower-nya khusus, jadi agak sulit. Untuk listrik di Pulau Merbau kita belum bisa pastikan kapan menyala, namun untuk yang di seberangnya masih aman," ujarnya.

Dijelaskan Ferizal, meski hanya satu kabel yang putus namun pihaknya tetap memperbaiki kabel lainnya yang dianggap membahayakan. "Kita benahi juga kabel lainnya karena ada yang kendor di bawahnya," jelasnya.

Kemudian, kata Ferizal, untuk penanggungjawab terkait ganti rugi maupun perbaikan pihaknya akan melakukan koordinasi ke pihak kapal.

Sementara Ia juga mengaku aliran listrik untuk Pulau Merbau belum bisa dipastikan kapan menyala. (Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved