Breaking News:

Korban PHK Covid-19 Beralih Profesi Jadi Mekanik Senpi, Belajar Otodidak dari Internet & Terima Upah

Dari penggeledahan di rumah pelaku ditemukan senpi Revolver kaliber 38, senpi jenis Sormidt Osthem/Rhoen kaliber 8 mm dan senpi jenis Colt's 5,5 mm.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/RizkyArmanda
Polsek Limapuluh saat mengekspos pelaku dalam kasus kepemilikan senjata api (Senpi), Selasa (28/7/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang pria di Pekanbaru, ditangkap oleh petugas dari Polsek Limapuluh atas kasus kepemilikan senjata api (senpi). Pelaku berinisial YAP alias Ari (31), ditangkap di sebuah warung tak jauh dari rumahnya di Jalan Hangtuah, Gang Gereja, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Kamis (23/7/2020).

Dari penggeledahan yang dilakukan petugas, di rumah pelaku ditemukan sepucuk senpi jenis Revolver warna putih chrome dengan amunisi kaliber 38 sejumlah 4 butir dan amunisi kaliber 39 sejumlah 4 butir.

Ada juga sepucuk senpi jenis Sormidt Osthem/Rhoen kaliber 8 mm MOD 5A warna hitam.

Serta sepucuk senpi jenis Colt's 5,5 mm dengan sebuah magazine, sebutir amunisi 5,5 mm, selongsong peluru 5,5 mm dan plastik berisi sparepart senjata.

Sembunyi Selama 10 Bulan, Akhirnya Buronan Pencuri Uang Rp 1,6 Miliar Milik Pemprov Sumut Ditangkap

Putra Siregar Tak Ditahan Meski Berstatus Tersangka, Kasipidsus Kejari Jakarta Timur Ungkap Alasan

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Limapuluh, Kompol Sanny Handityo menjelaskan, awalnya petugas mendapat informasi tentang keberadaan pelaku yang menyimpan senpi.

"Sudah lama kami intai, kami tunggu kapan dia lengah. Saat itu dia sedang berkumpul dengan teman-temannya di sebuah kedai. Sepertinya aman dan senpi tidak dibawa, kami lakukan penangkapan," jelas Kompol Sanny saat ekspos kasus, Selasa (28/7/2020).

Lanjut dia, petugas lalu menyasar rumah pelaku. Hasilnya, ditemukan di dalam tas berwarna biru milik pelaku berupa total 3 unit senjata, serta 8 buah amunisi aktif.

Dipaparkan Sanny, sebelumnya pelaku merupakan karyawan di salah satu perusahaan.

Namun pelaku diberhentikan saat ada pengurangan karyawan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

"Dia dulunya hobi berburu dengan senapan angin dan sering memperbaiki (senjata). Ternyata ada yang menawarkan untuk memperbaiki senjata dan dia (pelaku) menerima. Dia belajar melihat internet. Dia berusaha memperbaiki senjata tersebut," ungkap Kapolsek.

Sering Bagi-bagi Gawai Murah, Putra Siregar Ditetapkan Jadi Tersangka Tindak Pidana Pepabeanan

Sembunyi Selama 10 Bulan, Akhirnya Buronan Pencuri Uang Rp 1,6 Miliar Milik Pemprov Sumut Ditangkap

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved