Breaking News:

Olahraga Lokal

Terkendala Biaya, Atlet Tarung Drajat PON Riau Bolak-balik Rohul-Pekanbaru Untuk Latihan

Atlet tarung drajat Riau, yang dipastikan turun di PON XX di Papua, Arumi Sintiara, hingga kini terus menggelar latihan mandiri.

DOOKUMENTASI TRIBUN JABAR / GANI KURNIAWAN
Atlet Tarung Drajat 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Atlet tarung drajat Riau, yang dipastikan turun di PON XX di Papua, Arumi Sintiara, hingga kini terus menggelar latihan mandiri.

Hal ini dilakukannya, untuk menjaga stamina dan performa, hingga tampil di pesta multi event nanti.

Lalu, bagaimana persiapan untuk TC Berjalan yang rencananya digelar KONI Riau, pada Agustus mendatang?

"Sampai kini, atlet kita ini masih bolak-balik latihan Rohul-Pekanbaru. Domisili atlet kita kan di Rohul, jadi selain latihan di Rohul, dia harus ke Pekanbaru, untuk evaluasi latihannya dengan pelatih. Seperti evaluasi lah," kata Sekum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Drajat (Kodrat) Riau Subiantoro, Selasa (28/7/2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Subiantoro menjelaskan, persiapan TC Berjalan secara keseluruhan, sampai saat ini terus berjalan. Bahkan pihaknya sudah mengajukan untuk biaya selama TC Berjalan ke KONI Riau sejak beberapa bulan lalu.

Namun hingga kini, belum ada konfirmasi apapun dari KONI. Di sisi lain, atlet harus latihan dengan materi yang diberikan pelatih. Karena kondisi ini lah, atlet harus bolak-balik Rohul-Pekanbaru.

PSPS Old Old Star 90+ Bungkam Tim Kuat Angkasa

Mirip Modus Dimas Kanjeng, Korban Banyak Orang Berpendidikan, Kasus Penggandaan Uang Rp 7 Triliun

Politisi Senior Golkar Murnis Optimis Dapat Perahu Untuk Pilkada Rohul

Berapa biaya TC Berjalan yang diajukan Kodrat Riau ke KONI Riau?

"Sebenarnya masalah pembiayaan ini, belum ada kita ditawarkan (KONI Riau) untuk pengajuan pembiayaan TC Berjalan. Kita sendiri yang mengajukannya, tapi itu sudah lama. Makanya, kita tunggu informasi dari KONI tentang biaya ini," terangnya.

Atlet tarung Drajat Riau yang mendapat tiket PON, atas nama Arumi Sintiara. Petarung putri ini akan turun di kelas 50,1 - 54 Kg. Mengenai target, Subiantoro tidak mau muluk-muluk. Sebab, persaingan di kelas putri, tidak kalah sengitnya seperti di kelas putra.

"Target maksimalnya, tetap medali emas. Makanya atlet ini benar-benar akan kita asah, agar mendapatkan hasil terbaik di PON Papua," sebutnya.

TC Berjalan yang rencananya akan digelar KONI Riau, mulai Bulan Agustus-Desember 2020.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved