Breaking News:

Berita Riau

Tiga Balon Petahana di Riau Belum Dapat Perahu, Pengamat Politik Sebut Partai Masih Kurang Yakin

Pengamat politik Tito Handoko melihat kondisi ini disebabkan petahana kelihatan ketika dianggap belum sanggup untuk meyakinkan partai politik.

istimewa
Pengamat Politik Universitas Riau Tito Handoko 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dukungan partai di Pilkada sembilan daerah di Riau semakin mengerucut.

Bahkan beberapa pasang balon sudah resmi mendapat perahu dan cukup untuk berlayar.

Sementara ada beberapa nama balon yang berstatus petahana sampai saat ini belum mendapatkan perahu untuk berlayar.

Tiga petahana di Riau yang belum mendapatkan perahu hingga saat ini Wakil Bupati Meranti Said Hasyim, Wakil Bupati Inhu Khairizal kader PDI Perjuangan dan Wakil Bupati Dumai Eko Suharjo kader Demokrat.

Bagi Antrean di 3 Akses Pintu Masuk,Layanan Disdukcapil Kota Pekanbaru Normal Saat Kebijakan WFH

Gramedia Sudirman Tawarkan Layanan Pesan Antar, Cukup Pesan dari Rumah, Buku Diantar Sampai Alamat

Percikan Api dari Saklar MCB Bikin Satu Unit Rumah Ludes Terbakar di Desa Bukit Kemuning Kampar Riau

Padahal penantang lainnya di daerah tersebut sudah mendapatkan kursi yang cukup untuk berlayar, sehingga keberadaan Petahana di daerah itu dipertanyakan.

Pengamat Politik Universitas Riau Tito Handoko melihat kondisi ini disebabkan petahana kelihatan ketika dianggap belum memiliki kesanggupan untuk meyakinkan partai politik.

"Seperti Meranti, Dumai dan Inhu ini misalnya, naasnya penantang sudah dapat perahu sementara petahana belum. Sudah kalah selangkah, seharusnya petahana jadi leading,"ujar Tito Handoko.

Alasan yang mendasar petahana belum mendapatkan partai menurut Tito Handoko karena partai tidak yakin dengan petahana.

Sehingga partai tidak langsung menjatuhkan pilihan kepada yang bersangkutan.

"Nilai jual mereka (petahana) masih biasa dan belum mempuni untuk bertarung sebagai posisi petahana. Ini disebabkan tidak mampu memanfaatkan momen sebagai wakil kepala daerah,"jelas Tito.

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved