Breaking News:

Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Penadah, Tak Bisa Buktikan Dalil Permohonan

Tidak terima atas tindakan hukum yang dilakukan penyidik kepadanya, pihak Mewarisaka Br Manulang mengajukan sidang praperadilan," kata Kapolres Siak

Shutterstock
Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Penadah, Tak Bisa Buktikan Dalil Permohonan. fOTO: Ilustrasi palu hakim 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Mewariska br Manullang memohonkan praperadilan kepada Pengadilan Negeri (PN) Siak atas dugaan tindak pidana yang dituduhkan Polsek Minas kepadanya.

Namun perjuangan Mewariska kandas setelah permohonannya ditolak hakim PN Siak pada sidang terakhir, Senin (27/7/2020) kemarin.

Permohonan praperadilan yang dijalankan Mewariska berawal dari penangkapan dan penetapannya, yang diduga keras melakukan tindak pidana penadahan di Minas.

Penetapan tersangka itu sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 480 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Tidak terima atas tindakan hukum yang dilakukan penyidik kepadanya, pihak Mewarisaka Br Manulang mengajukan sidang praperadilan," kata Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya, Rabu (29/7/2020).

Pada sidang praperadilan itu hadir pemohon dari pihak Mewariska yang diwakili kuasa hukumnya Syaidina Amsyah dan kawan kawan.

Kemudian pihak termohon Polsek Minas, Polres Siak didampingi oleh kuasa hukum dari Tim Bidang Hukum Polda Riau.

Sidang praperadilan itu dipimpin hakim tunggal Risca Fajarwati, dengan panitera Yudi Dharmawan.

Dalam sidang putusan hakim menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya dan membebankan biaya perkara pada pemohon.

Keputusan itu berdasarkan pertimbangan hakim bahwa pemohon tidak dapat membuktikan dalil permohonannya.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved