Breaking News:

Ketipu, Feri Ngaku Pesan Sabu dari Narapidana di Lapas, Eh Ternyata Tawas: Buru Kurir Pakai Revolver

"Kita amankan F dalam kasus kepemilikan senjata api, pada Kamis (23/7/2020), ada 3 butir peluru aktif juga kita temukan.

Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Ketipu, Feri Ngaku Pesan Sabu dari Narapidana di Lapas, Eh Ternyata Tawas, Buru Kurir Pakai Revolver. Foto : Kapolsek Limapuluh Kompol Sanny Handityo saat memimpin ekspos kasus kepemilikan senpi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang pria berinisial FR alias Feri (46), warga Jalan Lumba-Lumba, Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, ditangkap aparat kepolisian dari Polsek Limapuluh.

FR ditangkap atas kasus kepemilikan senjata api (senpi) sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Undang-Udang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Selain itu, polisi juga akan mendalami keterlibatan FR dalam kasus peredaran gelap narkoba.

Pasalnya, menurut pengakuan FR, dia memesan narkotika jenis sabu kepada seorang narapidana, penghuni Lapas Klas IIA Gobah, Pekanbaru.

Sayangnya, sabu yang dibelinya seharga Rp5 juta itu, ternyata palsu. Barang yang diterima F merupakan tawas.

"Kita amankan F dalam kasus kepemilikan senjata api, pada Kamis (23/7/2020), ada 3 butir peluru aktif juga kita temukan.

Penggeledahan di rumahnya, ditemukan kristal bening seperti sabu berat 94 gram," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, melalui Kapolsek Kompol Sanny Handityo, Rabu (29/7/2020).

Lanjut Kapolsek, tersangka saat diintrogasi, memesan sabu kepada seseorang di Lapas.

"Pelaku membayar Rp5 juta. Kemudian kurir (sabu) mengantarkan barang.

Ketika dicoba, ternyata bukan sabu. Kita sudah cek ke Labfor, memang bukan sabu," ungkap Sanny lagi.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved