Breaking News:

Kuansing

Salat Idul Adha di Kuansing Riau Bisa di Masjid, Pembagian Hewan Kurban Dilakukan Panitia

Bisa salat berjamaah di masjid tapi harus menerapkan protokol kesehatan. Prinsipnya tidak jauh berbeda dengan aturan ibadah Idul Fitri kemarin

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Warga diperiksa suhu tubuhnya sebelum melaksanakan shalat Jumat berjamaah di Masjid Raya An Nur, Pekanbaru, Jumat (12/6/2020).(www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Pemkab Kuansing memperbolehkan menggelar salat Idul Adha berjamaah di masjid dan musala disaat pandemi covid-19 ini. Namun saat berjamaah harus menerapkan protokol kesehatan.

"Bisa salat berjamaah di masjid tapi harus menerapkan protokol kesehatan. Prinsipnya tidak jauh berbeda dengan aturan ibadah Idul Fitri kemarin," kata Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi kepada wartawan, Rabu (29/7/2020).

Ia mengatakan aturan pelaksanaan salat Idul Adha 1441 Hijriyah di masa pandemi Covid-19 ini sudah disesuaikan dengan standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag). Sehingga tidak akan bertentangan.

Pemkab Kuansing Terima Jadwal SKB CPNS, Ini Info Tahapannya

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Kemenag Kuansing Drs H Jisman MA melalui Kasi Bimas Islam H Bahrul Aswandi. Msyarakat, katanya, diperbolehkan melaksanakan salat Idul Adha di Masjid atau musala.

"Namun tetap mengikuti protokol kesehatan seperti diatur dalam Surat Edaran Menteri Agama Fachrul Razi," katanya.

Selain itu, dalam proses salat Idul Adha nanti, para Jamaah harus mencuci tangan sebelum masuk masjid dan menggunakan masker serta tetap menjaga jarak.

VIDEO: WASPADA, Kasus DBD di Kuansing Meningkat saat Pandemi Covid-19, Petugas Lakukan Fogging

Bahkan sebelum digunakan untuk salat Idul Adha, sebaiknya panitia melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh pada area masjid.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadi penyebaran virus corona.

"Jamaah agar membawa sajadah masing-masing dan memakai masker. Tidak bersalaman dengan jamaah lainnya," katanya.

Periode Juni dan Juli, Harga Karet di Kuansing Riau Catatkan Kenaikan

Terkait penyembelihan, Bahrul meminta supaya tidak ada kerumunan guna antisipasi penyebaran virus Covid-19. Pemantauan juga akan dilakukan melalui penyuluh agama yang ada di wilayah masing-masing.

"Untuk pembagian daging, supaya panitia mengantarkan ke masing-masing rumah masyarakat," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved