Breaking News:

Tembus Rp 1 Juta Per Gram, Analis Sarankan Jangan Buru-buru Jual Emas, Ini Penjelasannya

Harga emas sedang tinggi, jangan buru-buru jual emas. Simak dulu penjelasan analis berikut ini

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Teller bank syariah menunjukkan emas batangan seberat 100 gram di Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2014). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Harga emas Antam Selasa (28/7/2020) menembus harga Rp1,022 juta per gram, melonjak Rp 25 ribu dari sebelumnya Rp997 ribu per gram.

Sementara harga pembelian kembali (buyback) naik Rp23 ribu per gram dari Rp896 ribu menjadi Rp919 ribu per gram.

Harga jual emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam pada Selasa (28/7/2020) kemarin mencatat rekor tertinggi sepanjang masa emas Antam diperjualbelikan.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp541 ribu, 2 gram Rp1,98 juta, 3 gram Rp2,95 juta, 5 gram Rp4,89 juta, 10 gram Rp9,71 juta, 25

gram Rp24,16 juta, dan 50 gram Rp48,24 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp96,41 juta, 250 gram Rp240,76 juta, 500 gram Rp481,32 juta, dan 1 kilogram Rp962,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Menurut Analis dan Business Manager Indosukses Futures, Suluh Adil Wicaksono, kenaikan harga emas Antam dipicu oleh harga komoditas emas dunia yang mengalami kenaikan.

Selain itu, spekulan pasar juga mencoba mengambil momen untuk membeli emas.

“Pertama, karena emas spot really harga emas dunia naik. Itu yang membuat Antam naik. Yang menyebabkan harga spot naik di tambah spekulasi beli banyak dengan target kenaikan harga spot USD 2.000 per troy ounce,” katanya, Selasa (28/7/2020).

Beberapa sentimen lain yang memicu kenaikan harga yaitu peningkatan angka virus corona hingga stimulus bank sentral Amerika Serikat.

Halaman
1234
Editor: Sesri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved