Breaking News:

Kampar

Dalihnya Beli Pulsa, Pelaku Pinjam Sepeda Motor Warga Kampar, Dilarikan dan Dijual ke Kandis Siak

Kita menemukan sepeda motor milik korban di areal perkebunan sawit milik warga yang ditinggalkan oleh pembelinya

TribunPekanbaru/RizkyArmanda
ILUSTRASI Pelaku penggelapan sepeda 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Unit Reskrim Polsek Tapung Polres Kampar mengungkap kasus penggelapan sepeda motor milik korban Novitasari.

Polsek Tapung berhasil menangkap tersangka AK alias WW, disaat hendak menumpang mobil truk dan hendak berangkat menuju Pekanbaru, Senin (27/7).

Kapolsek Tapung, Kompol Sumarno, Kamis (30/7) menjelaskan usai dilakukan penangkapan, petugas langsung melakukan interogasi terhadap tersangka berinisial WW, pria 22 tahun.

Dari pengakuannya diketahui bahwa sepeda motor korban telah dijualnya di wilayah Kandis.

MODUS BARU, Daun Ganja Diolah jadi Kue, Diberi Kode dan Dijual Secara Online, Satu Paket 400 Ribu

Atas informasi itu Tim Opsnal Polsek Tapung langsung berangkat ke Kandis untuk menjemput sepeda motor tersebut.

"Kita menemukan sepeda motor milik korban di areal perkebunan sawit milik warga yang ditinggalkan oleh pembelinya, saat ditemukan sepeda motor tersebut telah berganti warna dan selanjutnya dibawa oleh petugas ke Polsek Tapung," jelasnya.

Kompol Sumarno menuturkan Kejadian penggelapan ini bermula, Sabtu (11/7) pagi korban Novitasari ditelpon oleh saksi Buk Jaka yang menyuruh korban datang kerumahnya untuk bertemu.

Sedang Cari Kayu Bakar, Ulla Kaget Temukan Tengkorak Manusia Dalam Karung yang Diikat Tali Rafia

Sesampai di rumah Buk Jaka, Novitasari ngobrol dengan AK alias WW yang sebelumnya tidak dikenalnya, tidak berapa lama korban bersama AK alias WW pergi membeli nasi ke rumah makan menggunakan sepeda motor korban.

"Setelah kembali dari rumah makan, tersangka WW meminjam sepeda motor korban dengan alasan untuk membeli pulsa namun saat itu korban tidak mengizinkannya, kemudian saksi meminta korban meminjamkan sepeda motornya dengan alasan bahwa beliau kenal dengan tersangka WW ini," jelasnya.

Setelah sepeda motor tersebut dipinjamkan, tersangka WW tak kunjung datang untuk mengembalikan sepeda motor milik korban.

VIDEO: Jasad Nelayan Tenggelam di Sungai Nilo Pelalawan Ditemukan Tewas

Peristiwa ini kemudian dilaporkan korban ke Polsek Tapung untuk pengusutannya.

Kompol Sumarno menuturkan atas kejahatan yang dilakukan, tersangka akan dijerat dengan pasal 372 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 4 tahun.(Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Ruby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved