Breaking News:

Emak-emak Ini Lawan Begal yang Hendak Merampas Motornya, Berhasil Rebut Celurit, Begal Kabur  

Video emak-emak yang melawan begal itu diunggah di sosial media Instagram @bekasi.terkini pada Selasa (28/7/2020) malam.

Editor: M Iqbal
Instagram @bekasi.terkini
Potongan video aksi emak-emak di Bekasi melawan begal yang hendak merampas motornya. 

"Sekarang Matsanih di RS Polri Kramat Jati, dirawat," jelas Duloh.

Matsanih tidak memiliki gawai, oleh sebab itu anggota Polsek Pasar Rebo langsung mendatangi pangkalan ojek Asrama Haji Pondok Gede untuk mengabarkan teman-temannya.

 

Selain mendatangi rekan seprofesinya, anggota kepolisian juga mengabarkan langsung ke keluarga Matsanih.

"Dia (Matsanih) memang enggak ada handphone, jadi polisi datang langsung kasih tahu ke keluarga."

"Tadi keluarganya sama polisi sudah ke RS Polri Kramat Jati," tuturnya.

Saat ditusuk, Matsanih melakukan perlawanan.

Upayanya itu membuahkan hasil, dan ia pun ditolong oleh warga di sekitar lokasi kejadian.

Pelaku saat itu juga berhasil diamankan.

Namun, Duloh tak mengetahui identitasnya, karena saat mengantar pelaku, Matsanih berada seorang diri di pos pangkalan ojek Asrama Haji.

"Saya sampai pangkalan pukul 04:00 WIB, dia (Matsanih) enggak ada."

"Saya pikir masih narik, enggak tahunya jadi korban begal."

"Alhamdulillah dia selamat," ucap Duloh.

Tangkap Pelaku

Matsanih (63) berhasil menangkap pelaku pembegalan, Agit Nurhafidin, yang hendak membawa kabur motornya setelah berpura-pura menjadi penumpang.

Pelaku yang minta diantarkan ke kawasan Kalisari, melakukan aksinya di Jalan Cakra Buana, Kalisari, Pasar Rebo, sekira pukul 03.00 WIB, dini hari tadi.

Di jalan tersebut, pelaku awalnya menusuk punggung korban saat dibonceng, Matsanih pun terjatuh bersama Agit.

Meski begitu, korban berjibaku melakukan perlawan dalam kondisi punggung berdarah-darah.

"Walaupun tertusuk, korban berusaha mempertahankan motornya," terang Kanit Reskrim Polsek Pasar Rebo Iptu Slamet Suprihadi saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2020).

Matsanih nyaris kehilangan motornya, namun kakek bercucu tiga itu tak menyerah dan memegang bagian belakang motor saat pelaku hendak kabur.

"Korban memegangi bagian belakang motor lalu berteriak meminta tolong ke warga."

"Kemudian ia ditolong warga setempat dan berhasil mengamankan pelaku," paparnya.

Duloh (72), sesama pengojek pangkalan depan RS Haji mengatakan, rekannya itu memang terbilang pemberani dan pekerja keras.

"Dia kalau narik ibaratnya 24 jam."

"Pas kejadian dibegal sekira pukul 03.00 WIB tadi cuma dia sendiri di pangkalan."

"Enggak ada yang lain," beber Duloh di pangkalan ojek RS Haji Pondok Gede Cipayung, Jakarta Timur.

Matsanih dikenalnya sebagai sosok orang pekerja keras.

Saat malam hari yang jadi waktu rawan pembegalan pun, tak dihiraukannya, meski harus mengantar penumpang yang jaraknya jauh.

Sebagai rekan seprofesi dan sahabat, Duloh menuturkan dia sudah kerap memperingati Matsanih agar lebih waspada saat bekerja.

Terlebih, pengemudi ojek merupakan profesi yang kerap jadi sasaran pelaku kriminal, termasuk begal dengan modus berpura-pura jadi penumpang.

"Saya sama dia udah sekitar 30 tahun lebih ngojek, dari pas RS Haji masih dibangun."

"Ini pertama kalinya dia jadi korban kasus kriminal."

"Dulu pernahnya jatuh pas narik," tuturnya.

Dia juga berharap Agit yang berhasil diringkus warga berkat perlawanan Matsanih, dapat hukuman setimpal atas perbuatannya.

"Dibui yang lama lah itu pelakunya, biar jera."

"Karena saya sendiri dulu pernah jadi korban pas narik, dihipnotis."

"Motor saya dibawa kabur sama penumpang," aku Duloh. (*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Viral Aksi Emak-emak Lawan Begal dan Rebut Celurit, Polisi Masih Buru Pelaku, https://wartakota.tribunnews.com/2020/07/30/viral-aksi-emak-emak-lawan-begal-dan-rebut-celurit-polisi-masih-buru-pelaku?page=all.
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved