Breaking News:

UPDATE Jalan Tol Padang - Pekanbaru: Gubernur Irwan Prayitno Beberkan Kemajuan Pembangunan

Irwan Prayitno mengaku sedang melakukan proses penunjukan tim appraisal untuk menentukan harga tanah dan prosesnya mengikuti aturan.

Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
(Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Tol Padang-Sicincin ditargetkan beroperasi pada Desember 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan pembangunan tol Padang-Pekanbaru di penlok 1 tetap berjalan dan masih tahap pengerjaan fisik.

Ia mengatakan, sudah sekitar 22 persen jalan tersebut dapat diselesaikan.

"KM 0 di jalan By Pass Kasang hingga KM 4,2, insya Allah masalah tanah sudah selesai, sedang pembangunan jalan."

"Pengaspalan dan sebagainya sudah berangsur dan pengerasan sudah hampir semuanya," kata Irwan Prayitno saat ditemui, Rabu (29/7/2020).

Gubernur dua periode ini mengklaim tidak ada hambatan dan pengerjaan jalan terus.

Sementara, Penlok 2 terdiri atas KM 4,2 di Nagari Kasang hingga titik KM 36,6 yang berada di Koto Hilalang, Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman.

Jurnalis Ini Mengaku Pernah Bertemu Egianus Kogoya, Pimpinan KKB Papua: Usia Remaja & Terpelajar

BACAAN Doa Menyembelih Hewan Kurban: Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban

NASKAH Khutbah Idul Adha 2020: DOWNLOAD Khutbah Idul Adha dari MUI

Progresnya juga masih dalam tahap pendataan dan pengukuran.

Irwan Prayitno mengaku sedang melakukan proses penunjukan tim appraisal untuk menentukan harga tanah dan prosesnya mengikuti aturan.

"Kalau sudah keluar keputusan penunjukan appraisal, maka appraisal bekerja untuk menentukan harga rupiah per meter per jalurnya," terang Irwan Prayitno.

Setelah itu baru kemudian dibayarkan kepada masyarakat, tanah bebas lalu dikerjakan.

ZODIAK Hari Ini Kamis (30/7/2020): Cancer Siapkan Hatimu, Libra Kreatif Lah Dalam Menjaga Hubungan

Istri Hamil tapi Ingin Berhubungan Intim? BACA Penjelasan Berikut Ini

CARA SEDERHANA Membuat Ketupat Enak dan Tahan Lama\

Intinya saat ini proyek tersebut terus berjalan yang dilaksanakan oleh PT Hutama Karya dan tidak ada hambatan.

Terkait kendala, Irwan Prayitno mengungkapkan ada di penlok 1 yakni Km 0 sampai Km 4,2.

"Kita kalah di PTUN, sekarang lagi kasasi di MA. Itu kaitan dengan Penlok yang ditetapkan gubernur digugat karena dia sudah dapat izin membangun dari Bupati Padang Pariaman," jelas Irwan Prayitno.

Sementara, sebut Irwan Prayitno, konsolidasi dilakukan kepada masyarakat yang tidak setuju.

Bahkan sebagian Km 0 sampai 4,2 Km itu adalah hasil konsolidasi.

"Itu sudah jalan semuanya," tutur Irwan Prayitno.(*)

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved