Breaking News:

Kadiskannak Siak Temukan Cacing pada HatI Kerbau, Ini yang Dilakukannya

"Hanya masalah etika saja, supaya daging yang dihinggapi cacing itu dibuang saja," kata dia.

Tribun Pekanbaru/Instagram.com
Kadiskannak Siak Temukan Cacing pada HatI Kerbau, Ini yang Dilakukannya 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Siak sebar tim untuk melakukan pemeriksaan post mortem di sejumlah lokasi penyembelihan hewan kurban, Jumat (31/7/2020).

Kepala Diskannak Siak Susilawati langsung turun tangan memeriksa sejumlah hewan kurban siap disembelih.

"Ya, tim kita menyebar ke sejumlah kecamatan. Tadi ada tim yang menemukan cacing pada hati kerbau, namun bukan yang dapat menular ke manusia, jadi cacingnya dibuang dan tidak ada masalah," kata Susi kepada Tribunpekanbaru.com.

Menurut Susi, cacing yang ditemukan seharusnya cukup dibuang saja.

Namun pihaknya menyarankan kepada panitia kurban untuk membuang bagian yang dihinggapi cacing.

"Hanya masalah etika saja, supaya daging yang dihinggapi cacing itu dibuang saja," kata dia.

Secara keseluruhan hewan kurban yang disembelih pada hari pertama Idul Adha 1441 H dalam keadaan baik.

Temuan cacing itu terjadi di kecamatan Sabak Auh dan Mempura.

Ia menyebut temuan itu adalah cacing paramphistomum Sp pada organ rumen, (lambung besar sapi.

Temuan itu di kecamatan Siak namun jumlahnya sangat sedikit.

"Boleh dikatakan tidak perlu diambil bagian tersebut," kata dia.

Hingga hari pertama ini, jumlah hewan kurban di kabupaten Siak sebanyak 2.731 ekor.

Sapi sebanyak 2.001 ekor, kerbau 92 ekor dan kambing 638 ekor.

"Ini jumlah yang luar biasa, di tengah pandemi Covid 19, kataatan dan kepatuhan untuk berkurban tetap menunjukkn peningkatan," kata dia. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved