Breaking News:

Kampar

Tersangka Simpan Belasan Ribu Bungkus Rokok Ilegal di Rumah Orangtuanya di Desa Naumbai Kampar

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid menjelaskan penangkapan tersangka kasus ini dilakukan di Dusun III Desa Naumbai Kecamatan Kampar, Kamis (30/7).

Istimewa
Tersangka ZH (47) bersama barang bukti belasan ribu batang rokok ilegal yang diamankan Polres Kampar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Polres Kampar ungkap kasus kepemilikan, pengedaran dan penjualan rokok ilegal tanpa cukai.

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid menjelaskan penangkapan tersangka kasus ini dilakukan di Dusun III Desa Naumbai Kecamatan Kampar, Kamis (30/7).

Tersangka yang diamankan yakni ZH (47), swasta, warga Dusun III Desa Naumbai Kecamatan Kampar.

"Bersama penangkapan tersebut kita amankan juga barang bukti 12.600 bungkus rokok kretek merk Lufftman putih, 500 bungkus rokok kretek merk Lufftman warna merah dan 620 bungkus rokok kretek merk H Mind Bold warna putih," jelasnya.

Penindakan Rokok Ilegal di Riau 2 Tahun Ini Meningkat, Bea Cukai : Masuk Kategori Wilayah High Risk

AKBP Mohammad Kholid menjelaskan pengungkapan kasus berawal dari informasi yang didapat pihak Kepolisian dari masyarakat bahwa ada seseorang yang menyimpan rokok illegal di dalam rumahnya di wilayah Desa Naumbai Kecamatan Kampar.

Atas informasi itu Polres Kampar menurunkan Tim Opsnal Polres Kampar mendatangi lokasi yang dimaksud guna melakukan penyelidikan.

Tim berhasil menemukan 17 karton berisi rokok tanpa cukai di rumah orang tua tersangka dan sekaligus mengamankan tersangka inisial ZH selaku orang yang menguasai rokok tersebut.

8 Orang Terduga Pelaku Pembawa 16 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp 7,5 M Dibebaskan, Kok Bisa?

Ia mengatakan tersangka terkait kasus ini dijerat dengan Pasal 54 UU Nomor 39 Tahun 2007, tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 1995 tentang cukai dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.

Untuk diketahui permasalahan peredaran rokok ilegal tengah marak terjadi di Provinsi Riau.(Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Ruby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved