Breaking News:

Lapor Pak Nadiem Makarim, Ada Pelajar Jadi Rampok Karena Ingin Beli Smartphone untuk Belajar Online

Namun saat pemilik toko berteriak dan warga berdatangan, mereka bertiga memutuskan melarikan diri tanpa membawa apa-apa.

Dok Telkomsel
Ilustrasi belajar online dari rumah. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Permasalahan ekonomi yang sedang menimpa keluarga bisa mempengaruhi psikologis anak. 

Sedikit banyaknya, anak akan membantu orangtuanya untuk meringankan beban keluarga. 

Meski tak jarang, jalan yang mereka lakukan salah.

Hal itu lah yang dilakukan oleh dua pelajar di Kutai Kartanegara ini.

Mereka yang masuh berusia 16 tahun ini mau saja disuruh merampok toko emas oleh Muhammad Rizki Yahya (21), orang yang baru mereka kenal.

Mereka dijanjikan imbalan oleh Muhammad Rizki Yahya (21) sebesar Rp 50 juta.

Rencananya uang tersebut akan digunakan untuk membayar utang Rp 100 juta sang ayah yang dipenjara karena narkoba.

“Bapak saya tahanan di Lapas Samarinda kasus narkoba, dia punya utang Rp 100 juta sama orang,” kata dia saat ditemui di Mapolres Kutai Kartanegara, Jumat (31/7/2020).

Remaja tersebut merampok toko emas bersama dua remaja lain yang sama-sama berusia 16 tahun dan duduk di bangku SMA.

Awalnya mereka bertiga tak saling kenal.

Halaman
1234
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved