Breaking News:

UPDATE Fetish Bungkus: Begini Pengakuan Korban 'Gilang Bungkus', Jijik dan Berharap Pelaku Dipenjara

Namun, menurut dia, tanpa berbekal laporan masyarakat pun, bukan berarti polisi tidak bisa melakukan penyelidikan.

Tribun Pekanbaru/Tribunnews.com
FETISH Ramai Dibicarakan, Berawal dari Kelakuan Aneh Pria Bernama Gilang hingga Psikolog pun Bicara. Foto: Perilaku fetish dengan kain jarik 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus pelecehan seksual fetish kain jarik yang diduga dilakukan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) berinisial Gilang berlanjut ke ranah pidana.

Hal ini setelah tim Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim turun tangan menyelidiki kasus fetish kain jarik yang sebelumnya viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko memastikan saat ini tim Siber Polda Jatim sedang menelusuri akun milik Gilang yang diduga melakukan pelecehan seksual sesama jenis.

Hingga saat ini, kata Trunoyudo, belum ada korban pelecehan seksual yang melapor ke polisi terkait dugaan aksi tersebut.

Namun, menurut dia, tanpa berbekal laporan masyarakat pun, bukan berarti polisi tidak bisa melakukan penyelidikan.

"Polisi tetap melakukan penyelidikan sebagai bentuk memberikan kepastian hukum dan membuat masyarakat aman dan terlindungi," terang Trunoyudo, saat dikonfirmasi, Jumat (31/7/2020).

SOSOK Putty Erwina: Wanita yang Bermain TikTok Bareng Richard Kyle

Lapor Pak Nadiem Makarim, Ada Pelajar Jadi Rampok Karena Ingin Beli Smartphone untuk Belajar Online

Kumpulan Arti Kata Gaul: Arti Jamet, PAP, Pansos, Jamet, Gemay & Kode Angka 4646, 599

 

Pihaknya pun meminta agar masyarakat tidak segan melapor jika pernah dirugikan atau menjadi korban aksi tersebut.

"Kami akan percepat penanganannya dalam proses hukum," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, aksi-aksi nyeleneh Gilang, pelaku fetish kain jarik yang ternyata mahasiswa Universitas Airlangga (Unair), Surabaya terungkap.

Sejumlah rekan dan korban jetish kain jatik Gilang mengungkapkannya kepada wartawan surya.co.id.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved