Breaking News:

Kritik Pedas Natalius Pigai, Bahas Kondisi Keuangan Negara: Secara de Facto Presiden Itu Sri Mulyani

Natalius Pigai menyentil Presiden Joko Widodo dengan menyebut bahwa secara de facto, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menjadi presiden.

Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pegiat Hak Asasi Manusia dan mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai memberikan sorotan atas kondisi ekonomi bangsa Indonesia saat ini.

Bahkan, ia menyentil Presiden Joko Widodo dengan menyebut bahwa secara de facto, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menjadi presiden.

"Biasanya Jokowi tdk birokratis & formalistik. Kini Formal. Secara de facto Presiden itu Sri Mulyani (Penguasa Uang),"  tulis Natalius Pigai di akun Twitternya, dikutip Minggu (2/8/2020).

"Dahulu Presiden yg mengendalikan Negara, sekarang Uang yg mengatur Presiden. Negara Bangkrut. Tanda Kuasa Uang Dunia Genggam, Indonesia Tergadai. Butuh Perubahan," imbuhnya.

Bukan kali ini saja Natalius Pigai memberikan kritik keras terhadap pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, ia mengkritik soal pembubaran belasan lembaga oleh Jokowi.

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).
Sri Mulyani (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Saat itu, Pigai menantang agar Jokowi membuka berapa angarapan yang dihemat dari pembubaran lembaga yang dinilainya sebagai 'lembaga ecek-ecek' itu.

Utang luar negeri per Mei 2020

Dikutip dari Antaranews, secara akumulatif, jumlah utang luar negeri Indonesia per Mei 2020 telah mencapai 404,7 miliar dolar AS.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved