Breaking News:

Kuansing

Buaya Empat Meter Mati di Kuansing, Tim DLH Turun ke Lokasi

Diperkirakan, buaya tersebut sudah mati sejak Jumat (31/7/2020).tim DLH Kuansing dan juga kepolisian untuk mengetahui penyebab kematian buaya tersebut

istimewa
Bangkai buaya yang mati mengambang di bendungan WK, Desa Marsawah, Kecamatan Sentajo Raya, Kuansing 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Minggu (2/8/2020), tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Polres Kuansing mendatangi ke Bendungan WK yang ada Desa Marsawah, Kecamatan Sentajo Raya, Kuansing

Kedatangan tim ke bendungan terkait penemuan buaya sepanjang 4 meter yang mati mengambang di bendungan tersebut pada Sabtu (1/8/2020).

Diperkirakan, buaya tersebut sudah mati sejak Jumat (31/7/2020).

Kepala Desa Marsawah, Muktar, Minggu (2/8/2020). mengatakan kedatangan tim DLH Kuansing dan juga kepolisian untuk mengetahui penyebab kematian buaya tersebut.

"Mau tau penyebab kematiannya," ucapnya.

Dikatakannya, bendungan tersebut digunakan untuk irigasi. Di bendungan ini pula, kata Muktar, banyak ditemukan buaya.

Anak & Istri Menjerit Histeris, Inilah Detik-detik Ponidi Diterkam Buaya, Disaksikan Anak Istri

Dokter Kejam Ini Bunuh Hampir 100 Orang, Ginjal Korban Diambil, Sedangkan Mayatnya Dikasih ke Buaya

"Itu (bendungan) memang gudangnya buaya," ucapnya.

Selain di bendungan tersebut, buaya juga ditemukan di sepanjang aliran Sungai Kuantan.

Konflik manusia dengan buaya beberapa kali terjadi di Sungai Kuantan.

Bahkan pernah dilakukan perburuan buaya karena kerap menyerang manusia.

Sungai Kuantan sendiri masih digunakan warga untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Seperti mandi, mencuci pakaian dan lainnya.

( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved