Breaking News:

Siap-siap Kena Denda Rp 250 Ribu Bagi Warga Pekanbaru yang Melanggar Protokol Kesehatan Covid-19

Warga Pekanbaru yang keluar rumah ataupun bekerja harus mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19 jika tidak ingin kena sanksi Rp 250 ribu.

TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
Sejumlah mahasiswi membagikan masker kain kepada para pedagang di Pasar Agus Salim Pekanbaru, Senin (4/5/2020). Promkes Dinkes Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru melakukan edukasi pencegahan penularan covid-19 kampanye penggunaan masker kain dengan membagikan masker sebanyak 1000 lusin untuk masyarakat se Kota Pekanbaru berkolaborasi dengan komunitas gowesser, vespa community, IMM, organisasi mahasiswa yang ada di Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mulai Kamis (6/8/2020) warga Pekanbaru yang keluar rumah ataupun bekerja harus mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 jika tidak ingin kena sanksi Rp 250 ribu. 

Pasalnya pada Kamis nanti Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru Nomor 130/2020 terkait sanksi administrasi yang tidak menerapkan protokol kesehatan sudah diterapkan dan langsung dilakukan penindakan.

Hal itu disepakati dalam rapat teknis persiapan penegakan hukum Perwako Nomor 130/2020 di ruag rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman.   

Rapat tersebut dipimpin oleh Plt Sekretaris Pemko Pekanbaru M Jamil dan dihadiri oleh Forkopimda Pekanbaru serta beberapa Kepala Dinas, Badan dan Bagian di jajaran Pemko Pekanbaru.

Kepala Inspektorat Pemko Pekanbaru Syamsuwir usai rapat mengatakan, sesuai hasil rapat leading sektor penegakan Perwako No 130/2020 adalah Satpol PP Pekanbaru dan penindakan mulai dilakukan Kamis (6/8) atau Jumat (7/8).

"Jadi bagi yang melanggar Protokol Kesehatan Covid-19 mulai Kamis itu langsung dilakukan penindakan dan dikenai sanksi administrasi," ujarnya

Sanksi administrasinya adalah bayar denda Rp 250 ribu.

"Bagi yang tidak sanggup akan dikenai sanksi kerja sosial seperti menyapu jalan atau sebagainya," ucap Syamsuir.

Dalam rapat itu juga dibahas terkait SOP yakni tentang tata cara penegakannya, waktunya dan denda kemana disetorkan.

"Kemudian dalam penerapannya kita sudah bentuk 2 tim yakni tim statis dan tim dinamis," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Rino Syahril
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved