Breaking News:

Tak Terima Dipukuli Orangtua Korban, Pemuda 24 Tahun Bunuh Sepupu yang Masih Bocah, Ini Kronologinya

Pelaku sudah berniat untuk membunuh korban karena sakit hati diperlakukan buruk oleh ayah korban," kata Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya

Kompas.com
Tak Terima Dipukuli Orangtua Korban, Pemuda 24 Tahun Bunuh Sepupu yang Masih Bocah, Ini Kronologinya. Foto: Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Teka-teki terkait ditemukannnya bocah laki-laki berusia 8 tahun yang ditemukan tewas di kebun sawit milik warga, di Bunut, Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau terkuak.

Penemuan mayat bocah laki-laki itu sempat membuat warga Tualang geger itu diketahui pada Jumat (17/7/2020) lalu.

Polisi menemukan fakta baru, bocah malang itu ternyata dibunuh oleh saudaranya sendiri, inisial MH (24).

Padahal sebelumnya, Kapolsek Tualang, AKP M Faizal Ramzani mengatakan bocah berinisial AH itu meninggal akibat benturan benda tumpul.

Benturan itu membuat luka menganga di bagian lehernya.

Kemudian korban tersangkut di pohon akasia saat bermain layangan.

Penyelidikan yang dilakukan tim Serindit King Polres Siak dan Polsek Tualang, ternyata korban tewas akibat dibunuh.

Pisau
Pisau (unsplash.com)

Pelaku merupakan orang dekat korban yaitu saudara sepupu yang pernah tinggal satu rumah dengan orangtua korban.

"Pelaku sudah berniat untuk membunuh korban karena sakit hati diperlakukan buruk oleh ayah korban," kata Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya didampingi Kasat Reskrim Polres Siak AKP Noak P Aritonang dan Kapolsek Tualang AKP M Faizal Ramzani, Jumat (6/8/2020).

Ia menerangkan, saat pelaku mendapat kesempatan ia langsung melaksanakan aksinya.

Halaman
1234
Penulis: pitos punjadi
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved