Breaking News:

Berita Riau

Terpantau 68 Titik Api di Inhil Riau Sejak Awal Tahun, Paling Banyak di Kecamatan Kateman

Dandim mengajak seluruhnya elemen untuk saling mengingatkan dan bahu membahu dalam mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)

istimewa
Danramil Kateman Kapten Inf Iwan Andoko memadamkan dan mendinginkan Karhutla di Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Sejak awal tahun 2020, terpantau sebanyak 68 titik api di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau.

Demikian diungkapkan Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal.

Dalam kurun waktu 2,5 bulan sejak awal 2020, menurut Dandim, wilayah Kecamatan Kateman menjadi penyumbang titik api terbanyak dan masih pemegang rekor untuk tahun ini.

Pelanggar Didominasi Pengendara Motor, Polres Bengkalis Riau Keluarkan 194 Surat Tilang

Terancam Gugur, Ada 1 Peserta CPNS Kepulauan Meranti Belum Daftar Ulang, Batas Tengah Malam Nanti

Ada Pegawai Enggan Pakai Masker,Tim Disiplin Temukan Kantor OPD Lalai Terapkan Protokol Covid-19

Oleh karena itu, Dandim mengajak seluruhnya elemen untuk saling mengingatkan dan bahu membahu dalam mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Itu sebabnya Karhutla ini menjadi prioritas kita. Ini tugas kita, tugas yang berat, maka harus digencarkan bersama. Saling mengingatkan kepada sesama tentang karhutla yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.”

“ Semoga kita dapat melalui semuanya dengan baik, ini merupakan hal yang penting,” imbau Dandim dalam sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla di wilayah Kodim 0314/Inhil yang digelar di Aula Graha Bhakti, Makodim Inhil, Kamis (6/8/2020).

Dandim mengingatkan, Karhutla merupakan satu diantara prioritas masalah yang harus ditangani selain dari pandemi Covid-19 yang kini sedang melanda dunia.

Selain Karhutla yang menjadi prioritas, faktanya kini Covid-19 ini mengarahkan pada pelaksanaan tatanan kehidupan baru dengan mengharuskan untuk menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran.

Sekali lagi Dandim mengingatkan semua pihak untuk tidak terlena dan lengah di tengah banyaknya sosialisasi Covid-19 serta tetap memprioritaskan masalah Karhutla.

“Diperlukan tenaga manusia untuk mengecek keberadaan titik api itu, walaupun ada aplikasi Lancang Kuning dan sebagainya. Jika kedapatan titik panas (hotspot) muncul, maka saat itu juga harus kita cek,” imbuh Dandim didampingi Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Untung Kusmanto.

Untuk diketahui, sosialisasi ini digelar dalam rangka mencegah dan antisipasi dini serta percepatan penanganan Karhutla.

Dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

Tampak hadir antara lain perwakilan Dinas PMD, jajaran Danramil Kodim 0314/Inhil, para camat se- Kabupaten Inhil, para kepala desa serta perwakilan perusahaan dan pengusaha di Kabupaten Inhil.

( Tribunpekanbaru.com / T Muhammad Fadhli )

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved