Breaking News:

Vido Berita

VIDEO: Penyanyi Dangdut Iyeth Bustami Maju di Pilkada Bengkalis, Ini Kata Pengamat Politik

Pengamat politik dari Universitas Riau, Tito Handoko, melihat tampilnya Iyeth Bustami dapat menggerus suara sejumlah calon lain yang

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU - Sosok penyanyi Melayu dangdut Iyeth Bustami menjadi perhatian setelah muncul pemberitaan terkait rencananya maju di Pilkada Kabupaten Bengkalis sebagai bakal calon wakil Bupati.

Sosok biduan penyanyi Laksmana Raja di Laut itu diyakini akan mempengaruhi konstelasi pilkada setempat.

Pengamat politik dari Universitas Riau, Tito Handoko, melihat tampilnya Iyeth Bustami dapat menggerus suara sejumlah calon lain yang menargetkan raihan suara di Pulau Bengkalis.

"Orang pulau Bengkalis tentu kenal dengan Iyet. Kalau soal popularitas tentunya Iyeth dikenal, tapi dikenal belum tentu dipilih, artinya secara popularitas oke secara elektabilitas belum tentu,"ujar Tito Handoko kepada tribunpekanbaru.com Kamis (6/8/2020).

Sebagaimana penjelasan dari pihak partai PDI Perjuangan sebelumnya, Iyeth dirumorkan bakal mendampingi politisi PDI Perjuangan, Kaderismanto. Kehadiran duet ini cukup mengejutkan, karena sebelumnya tidak pernah muncul.

Momen kemunculan Kaderismanto-Iyeth pada bulan Agustus bisa mengejutkan sekaligus merugikan. Oleh sebab itu semakin lama pasangan tersebut mendeklarasikan diri, kian berkurang waktu yang dimiliki untuk melakukan konsolidasi.

"Tentu saja duet itu dengan faktor Iyeth nya memiliki unsur kejutan, bisa merubah peta politik. Tapi timingnya juga bisa merugikan pasangan itu sendiri, sebab pasangan lain telah lebih dulu berlari (sosialisasi). Okelah Iyeth itu sosok yang populer, tapi itu kan belum cukup agar dia terpilih," jelas Tito.

Peserta pilkada 2020 juga harus menimbang dampak Covid-19 bagi gelaran pilkada.

"Artinya ada variabel lain yang harus disiasati,sehingga popularitas hanya lah satu modal untuk mengarungi pemilu. Dalam kondisi normal saja Rano Karno bisa kalah meski populer,"tukasnya.

Munculnya duet Kaderismanto-Iyet ditenggarai akan mempengaruhi posisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam pilkada Bengkalis.

Sekretaris DPW PKB Riau, Ade Agus Hartanto mengaku partainya saat ini sedang dalam dilema politik terkait perpolitikan yang terjadi di Pilkada Bengkalis.

Bagaimana tidak, SK sudah diberikan ke calon eksternal dalam hal ini Kasmarni - Bagus, namun belakangan muncul kader PKB yang bukan orang biasa - biasa saja mau turut maju di Pilkada Bengkalis.

"Ini dilema politik bagi kita. di satu sisi kota sudah berikan SK ke Kasmarni. Jadi sampai kami menetapkan pilihan ke Kasmarni, kader PKB tidak ada yang tertarik untuk maju. Namun belakangan muncul kader kita Iyeth Bustami. Jadi kita bahas dulu,"ujar Ade Agus kepada Tribunpekanbaru.com.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved