Breaking News:

Pelaku Curanmor di Tampan Pekanbaru Coba Serang Polisi Pakai Pisau, Seorang Diantaranya Ditembak

Penangkapan kedua pelaku pada Senin (3/8/2020) lalu, berlangsung dramatis. Dimana pada saat ditangkap pelaku melakukan perlawanan.

Editor: CandraDani
KOMPAS.COM/IDON
Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita saat menggelar ekspos penangkapan dua pelaku spesialis curanmor di Polsek Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (10/8/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor alias curanmor dibekuk Unit Reskrim Polsek Tampan di Kota Pekanbaru, Riau.

Kedua pelaku bernama Syaiful alias Iful (34) dan Ezi Yananda alias Olzi (38). Keduanya warga Jalan Taman Karya Ujung,  Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

Penangkapan kedua pelaku pada Senin (3/8/2020) lalu, berlangsung dramatis. Dimana pada saat ditangkap pelaku melakukan perlawanan.

Bahkan, salah satu pelaku mencoba menyerang tim buser menggunakan sebilah pisau.

Namun, petugas berhasil melumpuhkan kedua pelaku dengan timah panas yang mengenai bagian kaki.

Mamah Muda yang Lagi Hamil Dibegal Jatuh dari Motor, Pelaku Todongkan Golok Rampas Tas dan HP

"Mereka berusaha menyerang, sehingga anggota memberikan tindakan tegas. Memang saat melakukan aksi curanmor, pelaku membawa pisau buat jaga-jaga," ungkap Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita dalam konferensi pers di Polsek Tampan, Senin (10/8/2020) sore.

Kedua pelaku, lanjut Ambarita, merupakan spesialis curanmor. Dalam aksinya, pelaku menggunakan kunci letter Y yang digunakan untuk membobol sepeda motor korban.

Pelaku Syaiful adalah otak dari aksi curanmor itu. Residivis kasus narkoba ini sudah mencuri sepeda motor sejak tahun 2017.

"Pelaku mengaku sudah tidak ingat lagi berapa unit sepeda motor yang dicuri. Tapi sudah ada sekitar ratusan motor berhasil didapat. Sedangkan dengan pelaku EY (Ezi  Yananda) baru tiga unit sepeda motor berhasil dicuri, karena baru bergabung dengan SY (Syaiful)," sebut Ambarita.

Lagi Heboh Grup Line Prostitusi, Ada Live Berhubungan Badan, Jumlah Member Meningkat Saat Covid-19

Dia mengatakan, sepeda motor yang mereka curi dijual ke sejumlah daerah dengan harga Rp 2 juta.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved