Breaking News:

Berita Riau

Stanum Bakal Dijadikan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Kabupaten Kampar Riau

Lokasi yang dijadikan sebagai rumah sakit darurat bagi pasien Covid-19 adalah kawasan hunian taman rekreasi Stanum Bangkinang

tribunpekanbaru/nando
Areal kolam renang di Taman Rekreasi Stanum Bangkinang 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kampar Riau, Pemkab Kampar mewacanakan rumah sakit darurat.

Lokasi yang dijadikan sebagai rumah sakit darurat bagi pasien Covid-19 adalah kawasan hunian taman rekreasi Stanum Bangkinang.

Wacana ini akan segera diwujudkan untuk mengantisipasi terbatasnya kamar hunian yang ada di RSUD Bangkinang maupun puskesmas.

Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, Jumat (7/8/2020) pekan lalu mengatakan, terkait hal tersebut segala sesuatu baik penganggaran maupun kebijakan lainnya akan dilakukan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Baru Pengurus Golkar di Kabupaten Kampar dan Kuansing Riau yang Tuntaskan Musyawarah Daerah

Hindari Kecelakaan, Bupati Inhu Minta Ambulans Desa Dikemudikan oleh Sopir Profesional

Masih Pakai Sistem Online, Wako Tunggu Jawaban Kemendikbud Soal Belajar Sekali Seminggu di Sekolah

Catur menuturkan wacana rumah sakit darurat Covid-19 perlu koordinasi terhadap pemanfaatan lokasi Stanum sebagai rujukan bagi pasien Covid-19.

Terutama penganggarannya sehingga tidak bertentangan dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

"Soal ketersediaan dana, Insya Allah kita akan formulasikan anggaran yang ada di Dinas Kesehatan dan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kampar.”

“Anggaran dibutuhkan untuk fasilitas maupun terhadap keamanan di rumah sakit darurat tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Inpsektorat Kabupaten Kampar Muhammad terkait hal ini mengatakan telah melakukan konsultasi ke BPKP provinsi Riau bersama dengan Dinas Kesehatan.

Menurutnya, ada dua hal yang perlu diperhatikan yakni pengangnggaran dan skema pembayaran.

Ia berharap penggunaan anggaran dapat digunakan secara efisien dan akuntable, ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan menangani ini seperti Dinas Kesehatan, BPBD dan Satpol-PP.

( Tribunpekanbaru.com / Ikhwanul Rubby )

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved