Breaking News:

Jaringan Internet Belum Normal, Pelayanan di Dukcapil Kota Pekanbaru Terkena Imbasnya

Proses rekam, konsolidasi data hingga cetak KTP elektronik belum bisa dilakukan. Ia menyebut aktivitas tersebut membutuhkan jaringan internet.

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Sejumlah masyarakat tampak menanti giliran mendapat layanan di Kantor Disdukcapil Kota Pekanbaru, Rabu (12/8/2020). Layanan dukcapil terganggu karena jaringan internet telkom di Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Layanan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Pekanbaru terganggu pasca kebakaran STO Telkom Pekanbaru, Selasa (11/8/2020) kemarin. Satu dampaknya yakni komunikasi ke server pusat di Jakarta pun terganggu.

"Kita dinas masih menggunakan jaringan pvn telkom," papar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Disdukcapil Kota Pekanbaru, Irma Novrita kepada Tribun, Rabu (12/8/2020) sore.

Menurutnya, proses rekam, konsolidasi data hingga cetak KTP elektronik belum bisa dilakukan. Ia menyebut aktivitas tersebut membutuhkan jaringan internet.

Gaji ke-13 ASN Pemprov Riau Batal Dicairkan Hari Rabu Ini, Gara-Gara Gedung Telkomsel Terbakar

Irma juga menyebut aplikasi layanan online yang dimiliki Disdukcapil Kota Pekanbaru tidak terkoneksi. Layanan tersebut yakni sipenduduk.pekanbaru.go.id.

Saat ini layanan tetap berjalan secara manual. Proses penerimaan berkas pun untuk sementara dilakukan secara manual.

Pihaknya melayani secara manual karena yang menggunakan jaringan belum bisa. Masyarakat bisa mengambil KTP yang sudah cetak.

Mereka juga bisa menyerahkan berkas akta kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian, kartu keluarga dan surat pindah. Proses lanjutannya menanti jaringan internet normal.

Pascaterbakar Plasa Telkom,Warga Riau hingga Sumbar Keluhkan Jaringan, Begini Penjelasan Telkomsel

Irma berharap jaringan internet bisa segera normal. Sebab penyelesaian dokumen harus dengan tanda tangan elektronik.

"Jadi untuk penyelesaian dokumen hasil layanan atau sertifikasi tanda tangan elektronik menunggu jaringan kembali normal," ujarnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved