Breaking News:

Pencuri dan Penadah Barang Curian Dibekuk Polisi, Jual Mesin Diesel Rp 700 Ribu

Saat diinterogasi, tersangka mengakui bahwa dialah yang mencuri mesin diesel tersebut dan telah menjualnya seharga Rp 700 ribu kepada MU

Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby
Pencuri dan Penadah Barang Curian Dibekuk Polisi, Jual Mesin Diesel Rp 700 Ribu 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Unit Reskrim Polsek Kampar Kiri Hilir tangkap seorang pelaku pencurian mesin diesel dan penadah barang curian, kedua pelaku ditangkap secara terpisah, Senin (10/8) malam.

Kedua tersangka kasus pencurian yang diamankan aparat Kepolisian adalah NF alias NK (28) warga Kampung Baru Desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri dan MU alias IM (35) warga Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan, Kampar.

"Penangkapan keduanya dilakukan karena adanya laporan dari korbannya Syamsul Bahari Pohan warga Desa Penghidupan Kecamatan Kampar Kiri Tengah yang kehilangan mesin Diesel merk Donghai pada bulan Juni lalu," kata Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Handono Sujaryanto, Rabu (12/8).

Ia menjelaskan peristiwa ini berawal pada Selasa (16/6) pagi korban kehilangan mesin diesel merk Donghai yang diletakkan pada tempat pengetaman kayu dekat rumahnya.

Selanjutnya korban bersama karyawannya bernama Markum berupaya mencari barang tersebut, dan menyelidiki kemungkinan barang tersebut telah dijual kepada seseorang.

Upaya mereka tak sia-sia, Senin (10/8) kemarin mereka melihat mesin diesel yang hilang tersebut berada di tempat cucian mobil milik MU alias IM yang berlokasi di Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan.

Apa yang diketahui korban ini lalu dilaporkan ke Polsek Kampar Kiri Hilir.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek melakukan penyelidikan, dari hasil penyelidikan diketahui bahwa pelaku pencurian mesin diesel tersebut adalah NF alias NK warga Desa Simalinyang.

"Pada sore harinya tim kita mendapat informasi tentang keberadaan tersangka NF alias NK, ia diduga sedang berada dirumahnya yang berlokasi di Desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri Tengah," ungkapnya.

Tanpa buang waktu petugas langsung mencarinya dan berhasil menangkap pelaku.

Saat diinterogasi, tersangka mengakui bahwa dialah yang mencuri mesin diesel tersebut dan telah menjualnya seharga Rp 700 ribu kepada MU alias IM di Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan.

Petugas kemudian mendatangi kediaman MU alias IM dan langsung mengamankannya, petugas juga mengamankan barang bukti mesin diesel merk Donghai yang dibelinya dari tersangka NF alias NK.

Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Handono Sujaryanto mengatakan kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 junto pasal 480 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 7 tahun

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved