Breaking News:

Waduh, Ditemukan 2 WNA di Sulut Punya KK dan KTP: Terdaftar Sebagai Pemilih Tetap

Sedangkan, Komisioner KPU Boltim Ad'chilni Abukasim mengatakan, informasi itu sudah diketahui.

TEMPO/Subekti
Petugas mendata KTP Elektronik di Kantor RW 04, Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu 12 Agustus 2012. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dua orang yang diduga warga negara asing (WNA) asal Filipina masuk dalam daftar pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di Sulawesi Utara.

Mereka memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).

Sesuai identitas di KTP, dua orang diduga WNA ini bernama Jeane Bubak dan Robby Francisco.

Jeane berdomisili di Desa Loyow, Kecamatan Nuangan.

Sedangkan, Robby Francisco di Desa Molobog, Kecamatan Motongkad.

Dua Desa ini berada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara.

Komisioner KPU Sulut Lanny Anggriany Ointu mengatakan, sudah menerima informasi tersebut.

Video: Awan Berbentuk Gelombang Tsunami Menghebohkan Warga Meulaboh, Terpikir Akan Terjadi Bencana

ZODIAK Hari Ini Rabu (12/8/2020): Lesu Menghantui Taurus, Ada Peluang buat Leo Nih

Anggota DPRD Ini Laporkan Anak Kandung ke Polisi, Muak Merasa Dihina di Medsos, Bapak Tega

"Memang yang bersangkutan masih masuk dalam daftar pemilih karena sumber data tersebut dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4)," kata Lanny lewat pesan singkat saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (11/8/2020).

Lanny menjelaskan, proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang difaktualkan oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) saat itu memang mereka kantongi KK dan KTP.

"Tentunya sementra koordinasi dengan capil dan Kementerian Hukum dan HAM terkait nama-nama yang bersangkutan. Karena KTP tersebut tertulis jelas status kenegaraannya WNI," jelasnya.  

Halaman
12
Penulis:
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved