Breaking News:

ASN Dilaporkan ke Polisi, Pinjam Uang Lima Orang Ibu-ibu Rp 1.4 Miliar, Janjikan Fee Proyek Daerah

"Kita akan dorong proses hukumnya supaya berjalan cepat. Ndak ada ampun itu," kata Sukiman.

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
ASN Dilaporkan ke Polisi, Pinjam Uang Lima Orang Ibu-ibu Rp 1.4 Miliar, Janjikan Fee Proyek Daerah 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Pemkab Rokan Hulu seolah tak kehabisan cerita.

Kali ini, seorang oknum ASN di lingkungan Badan Pengawas Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rokan Hulu dilaporkan ke polisi setelah meminjam uang kepada lima orang ibu-ibu di Rokan Hulu.

Tak tanggung, jumlah keseluruhan pinjaman bergaransi fee keuntungan proyek daerah itu mencapai angka Rp 1.4 Miliar.

NS, ASN yang dimaksud dalam laporan warga tersebut merupakan seorang warga Kota Pasir Pangaraian.

Dia diketahui tak lagi tinggal di Ibukota Kabupaten berjuluk Negeri Seribu Suluk sejak sebulan belakangan.

Kasatreskrim Polres Rokan Hulu AKP Rainly Labolaang ketika dikonfirmasi masalah itu mengatakan, pihaknya membenarkan adanya laporan tersebut.

"Benar, ada laporan tersebut. Saat ini prosesnya sedang berjalan," katanya singkat pada Kamis (13/8).

Terpisah, Kepala Bidang Aset BPKAD Rokan Hulu Ayatullah ketika dikonfirmasi masalah anggotanya yang dilaporkan juga mengakui, bahwa NS sudah sebulan tidak masuk kantor tanpa keterangan.

"Setelah saya lakukan cek ke bagian kepegawaian, yang bersangkutan (NS) memang sudah tak pernah masuk lagi sejak sebulan belakangan," jelas Ayat.

Terkait persoalan itu, Bupati Rokan Hulu Sukiman yang dikonfirmasi di sela kegiatan di Polres Rohul mengatakan, pihaknya tidak akan memberi ampun jika ada oknum ASN bandel hingga merugikan masyarakat milyaran.

Halaman
12
Penulis: Syahrul
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved