Breaking News:

Viral Video PKL Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumsel, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya

Menurut Polda Sumselideo PKL menangis karena diancam istri Wakapolda Sumsel merupakan video tahun 2012 dan masalahnya sudah diselesaikan dengan baik.

Editor: CandraDani
Tribunsumsel.com/ Eko Hepronis
Ibu ini menangis di tengah lomba 17 Agustus 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Polrestabes Palembang saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku yang telah mengunggah video seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mengaku diancam istri Wakapolda Sumatera Selatan akibat parkir mobil.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji mengatakan, mereka sebelumnya sempat meminta keterangan terhadap Evitasari (28), PKL yang mengaku menjadi korban pengancaman istri mantan Wakapolda Sumsel tersebut.

Hasil keterangan Evitasari, video tersebut ia buat pada Januari 2020 lalu. Namun, saat ini permasalahan tersebut telah selesai.

Buruh di Padang Didor Polisi, Ancam Bunuh & Rudapaksa Gadis 14 Tahun yang Masih Tetangganya Sendiri

"Saya tanyakan apakah yang bersangkutan membuat channel YouTube dan mengupload video tersebut? Ternyata tidak. Yang bersangkutan hanya share kepada satu orang, dan dia tidak mengetahui jika video tersebut viral dua hari belakangan ini," kata Anom saat memberikan keterangan pers, Kamis (13/8/2020).

Anom menjelaskan, Evitasari sempat meminta kepada orang yang ia kirimkan video tersebut agar tak disebarluaskan karena permasalahan antara dirinya dengan istri mantan Wakapolda Sumsel 2012 tersebut telah selesai.

Akan tetapi, orang tersebut masih tetap mengunggah video itu hingga akhirnya viral.

"Ibu ini menjelaskan jika permasalahannya sudah clear dan minta video itu tidak di-share. Namun ini tetap di-share, sehingga kita akan lakukan langkah-langkah lebih lanjut," ujarnya.

7 Orang Tewas di Tempat, Rem Truk Angkut Kedelai Blong Menabrak 4 Sepeda Motor dan Truk lain

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi menerangkan, Evitasari secara resmi telah membuat laporan di Polrestabes Palembang karena video tersebut telah diviralkan. Sebab, ia merasa dirugikan karena kejadian tersebut telah berlangsung lama.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved