Breaking News:

Baru Saja Dipuji Trump, Israel Langsung Berkelit Soal Aneksasi, Netanyahu: Tidak Batal, Tapi Ditunda

Namun, pernyataan Trump tersebut berlawanan dengan pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

GALI TIBBON/AFP
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Israel langsung berkelit usai perjanjian damai terkait perjanjian Tepi Barat Palestina ditandatangani.

Padahal, sebelumnya Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump memuji penangguhan pencaplokan Tepi Barat oleh Israel.

Menurutnya, itu adalah sebuah “konsesi besar” agar mencapai kesepakatan perjanjian damai antara Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA).

Hal itu diucapkan Trump pada Kamis (13/8/2020) malam sebagaimana diwartakan Haaretz.

Sebelumnya, Israel dan UEA telah menorehkan sejarah dengan melakukan kesepakatan damai yang akan mengarah pada normalisasi hubungan diplomatik antara kedua negara.

"Israel setuju untuk tidak mencaplok bagian Tepi Barat. Ini adalah konsesi yang sangat cerdas oleh Israel. Itu tidak akan dibahas (lebih lanjut) untuk sekarang," kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih.

Namun, pernyataan Trump tersebut berlawanan dengan pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dia menyatakan bahwa tidak ada perubahan rencana tentang aneksasi Tepi Barat sebelumnya bahwa aneksasi dan Netanyahu menegaskan bahwa dia tetap "berkomitmen untuk itu".

Seorang politikus Israel yang minta identitasnya dirahasiakan menyatakan pencaplokan Tepi Barat masih ada di dalam rencana mereka dan mereka berkomitmen untuk itu.

“Pemerintahan Trump meminta untuk sementara menangguhkan pengumuman (aneksasi) untuk pertama-tama menerapkan perdamaian bersejarah dengan UEA," kata dia.

Halaman
12
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved