Breaking News:

Pelalawan

Hutang Piutang KKPA Jasa Sepakat dengan PT Sari Lembah Subur Dimediasi Polsek Pangkalan Lesung

Pada pertemuan lanjutan ini, proses mediasi berjalan dengan lancar dan mulai mendapatkan titik terang terkait hutang piutang koperasi dengan PT SLS.

Istimewa
Polsek Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan Riau menggelar mediasi lanjutan atas permasalahan hutan piutang antara KKPA Jasa Sepakat Tahap ll dengan PT Sari Lembah Subur (SLS) pada Kamis (13/8/2020) lalu di aula Polres Pelalawan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Polsek Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan Riau menggelar mediasi lanjutan atas permasalahan hutan piutang antara KKPA Jasa Sepakat Tahap ll dengan PT Sari Lembah Subur (SLS) pada Kamis (13/8/2020) lalu.

Proses penyelesaian lanjutan ini digelar di Mapolres Pelalawan untuk mencari solusi atas permasalahan antara PT SLS dengan masyarakat di Kecamatan Pangkalan Lesung itu.

Mediasi dipimpin oleh pelaksana harian Kepala Satuan Intelkam Polres Pelalawan, Iptu Sohermansyah didamping Kapolsek Pangkalan Lesung AKP Nazaruddin, Kapolsek Kerumutan Fajri Sentosa, dan personil lainnya.

Detik-detik Proklamasi Digelar Virtual, Upacara HUT Kemerdekaan RI di Pelalawan Digelar Pagi Hari

Pihak perusahaan dihadiri oleh Setyo sebagai humas PT SLS. Hadir juga perwakilan instansi terkait seperti Dinas Koperasi, Dinas Perkebunan, dan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakab Pelalawan. Termasuk perwakilan koperasi serta kepala desa yang terlibat.

"Proses mediasi berjalan dengan lancar dan mulai mendapatkan titik terang terkait hutang piutang koperasi dengan PT SLS, pada pertemuan lanjutan ini," ungkap Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Nazaruddin kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (14/8/2020).

Kapolsek Nazaruddin menyebutkan, dalam pertemuan kali ini kedua pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan data masing-masing.

Data Covid-19 di Pelalawan Hari Ini, 27 Warga Positif Corona, Pasien Terlama Akhirnya Sembuh

Pengurus KKPA Jasa Sepakat Tahap II menebarkan data rincian sisa hutang yang dimiliki berdasarkan versinya. Sedangkan PT SLS menyampaikan data yang dimiliki sesuai dengan Memorandum of Understanding (MoU) telah diteken beberapa waktu lalu.

Pada perundingan itu juga dibahas tentang mekanisme pelunasan hutang piutang koperasi masyarakat dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut. Kemudian menyinggung adendum MoU kedua pihak yang sedang berseteru.

Pembahasan adendum atau perubahan MoU itu akan dimulai pada Sabtu (15/8/2020) oleh kedua pihak dan mediator.

"Pihak KKPA Jasa Sepakat mengakui sisa hutang piutang yang didukung oleh hasil rekomendasi dari Dinas Perkebunan. Namun untuk jumlah nominal akan dinegosiasikan kembali oleh kedua belah pihak," tandas Nazaruddin.

VIDEO Kejari Pelalawan Eksekusi Denda Pemulihan Lahan Rp 15 M dari PT Adei Perkara Karhutla 2013

Pihaknya menghimbau kepada kedua belah pihak agar menyelesaikan permasalahan ini dengan memperhatikan aspek-aspek dan ketentuan yang ada.

Serta menghindari adanya pihak yang dirugikan dalam pengambilan keputuasan untuk menghindarai terjadinya konflik.

Humas PT SLS, Setyo, menyatakan perusahaan mengapresiasi sikap pengurus koperasi yang mau bersama-sama mencari solusi dalam pembasan hutang piutang ini.

PT SLS juga mengormati mediasi yang dilakukan oleh pihak Polsek Pangkalan Lesung dan Polres Pelalawan maupun instansi-instansi dari Pemda Pelalawan.

Titik Api di Pangkalan Kerinci Padam, di Pangkalan Lesung Proses Pendinginan, Karhutla di Pelalawan

"Kami akan selalu koordinasi dengan koperasi terkait pelaksanaan kesepakatan itu. Kita berharap semua persoalan segera selesai dengan baik," tandas Setyo. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved