Breaking News:

Ingin Pulang, Isi Curhat Pilu Arini Pada Anaknya Sebelum Ditemukan Tewas Dibunuh Suami Siri

Sebelum meninggal, ternyata wanita tersebut sempat menelepon dan curhat ke anaknya yang menyebut bahwa dirinya ingin pulang.

Editor: Ariestia
SERAMBINEWS.COM/ BUDI FATRIA
Personel polsek Bukit berjaga-jaga di lokasi kejadian penemuan seorang wanita bernama Arini (30) yang tergantung di mobil truk milik suaminya M (40) yang terparkir di halam rumahnya di Kampung Karang Rejo, Dusun Karang Anyar, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (12/8/2020) . 

TRIBUNPEKANBARU.COM – Seorang wanita yang ditemukan tewas tergantung di truk milik suami. 

Sebelum meninggal, ternyata wanita tersebut sempat menelepon dan curhat ke anaknya yang menyebut bahwa dirinya ingin pulang.

Korban juga bercerita bahwa ia sudah tak tahan lagi karena sering dipukuli.

Sebelum ditemukan meninggal, Arini (35) korban pembunuhan oleh suami sirinya sendiri, sempat menelepon anak kandungnya Uan Maharani (17).

Uan tinggal bersama neneknya di Desa Mabar Hilir, Kecamatan Deli, Medan Sumatera Utara.

Arini menghubungi Uan pada, Senin (10/8/2020) malam, sekitar pukul 19.00 WIB, sehari sebelum kejadian pembunuhan itu.

Pada hari malam itu, Uan bersama neneknya sedang menonton TV.

Personel Polsek Bukit berjaga-jaga di lokasi kejadian penemuan seorang wanita bernama Arini (30) yang tergantung di mobil truk milik suaminya M (40) yang terparkir di halam rumahnya di Kampung Karang Rejo, Dusun Karang Anyar, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (12/8/2020).
Personel Polsek Bukit berjaga-jaga di lokasi kejadian penemuan seorang wanita bernama Arini (30) yang tergantung di mobil truk milik suaminya M (40) yang terparkir di halam rumahnya di Kampung Karang Rejo, Dusun Karang Anyar, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (12/8/2020). (Serambi Indonesia/Budi Fatria)

Tiba-tiba masuk telepon dari mamanya yang tinggal di Kampung Karang Rejo, Dusun Karang Anyar, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Melalui sambungan telepon, mamanya menceritakan,

“Mama di sini nggak tahan, Mama pengen pulang, Mama di sini dipukuli dek,” ujar Uan, meniru ucapan Mamanya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved