Breaking News:

Jadi Relawan Uji Klinis Calon Vaksi Covid-19, Ini yang Dirasakan Pria Pengemudi Ojek Online

Setelah menjalani penyutikan pertama pada 11 Agustus 2020 lalu.Rencananya Fadly akan menjalani penyuntikan vaksi kedua pada 24 Agustus

HANDOUT / SAO PAULO STATE GOVERNMENT / AFP
Seorang sukarelawan di Brasil menerima vaksin COVID-19 selama tahap uji coba vaksin yang diproduksi oleh perusahaan China, Sinovac Biotech di Rumah Sakit das Clinicas (HC) di negara bagian Sao Paulo, Brasil, pada 21 Juli 2020. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pengemudi ojek online bernama Fadly (32), warga yang tinggal di daerah Kopo, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang ikut menjadi relawan uji klinis calon vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Fadly menceritakan pengalamannya disuntik calon vaksin tersebut.

Ia mengaku tidak ada efek samping setelah vaksi disuntikan ke tubuhnya.

Namun, kata Fadly, ia hanya merasakan kantuk berat dan lapar.

Tak hanya itu, ia juga merasakan suhu tubuhnya naik, tapi masih dalam tahap wajar.

"Pas pertama (disuntikan) ngantuk banget, saya kira saya jarang tidur, tapi ngantuknya enggak bisa ditahan. Pas bangun, enak ke badan dan nafsu makan tinggi," ujar Fadly saat dihubungi, Jumat (14/8/2020).

Masih dikatakan Fadly, setelah vaksi disuntikan ke tubuhnya, ada beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan.

Salah satunya yakni mengonsumsi beberapa jenis obat.

"Pantangannya ada, yang saya ingat salah satu jenis obat enggak boleh dimakan, karena bisa menurunkan imun. Tapi aktivitas lain boleh, bahkan setelah divaksin saya ngojeg lagi," ujarnya.

Setelah menjalani penyutikan pertama pada 11 Agustus 2020 lalu.

Halaman
123
Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved