Inilah Lancang Kuning Lagu Daerah Provinsi Riau, Dilengkapi Lirik Lagu dan Videonya
Lancang Kuning lagu khas yang populer dari Provinsi Raiu. Lirik lagunya penuh nasehat dan gambaran bagi seorang pemimpin
Penulis: Ariestia | Editor: Budi Rahmat
TRIBUNPEKANBARU.COM- Lagu lancang Kuning yang merupakan lagu populer masyarakat Riau memiliki nasehat yang dalam pada liriknya.
Makanya menyanyikan lagu Lancang Kuning juga kekhasan sendiri bagi masyarakat Riau.
Setiap pesan yang disampaikan pada setiap liriknya menjadikan lagu Lancang Kuning begitu berbeda.
Makanya lagu tersebut begitu populer oleh masyaraklat melayu khususnya di Riau
Tidak hanya sekedar lagu saja, namun Lancang Kuning memberikan nasehat pada lirik yang dituliskan.
Lagu Lancang Kuning seperti sebuah gambaran bagaimana sebuah kapal yang bernama Lancang Kuning yang sedang berlayar malam.
Dalam lirik juga dituliskan jika sang nahkoda harus pandai memegang kendali.
Jika tidak maka kapal akan tenggelam.
Makna dari lirik tersebut seperti seorang pemimpin yang harus bisa memagang tampuk kepemimpinannya.
Pandai mengarahkan dan memberikan bimbingan agar selamat.
Nah, daripada penasaran, berikut ini lirik lengkap lagu Lancang Kuning dari Provisni Riau
Lirik Lagu Lancang Kuning
Lancang kuning
Lancang kuning berlayar malam
Berlayar malam…
Lancang kuning
Lancang kuning berlayar malam
Hai berlayar malam…
Haluan menuju
Haluan menuju ke laut dalam…
Haluan menuju
Haluan menuju ke laut dalam…
Lancang kuning berlayar malam…(2X)
Kalau nakhoda
Kalau nakhoda kuranglah faham
Kuranglah faham…
Kalau nakhoda
Kalau nakhoda kuranglah faham
Hai kuranglah faham…
Alamatlah kapal
Alamatlah kapal akan tenggelam…
Alamatlah kapal
Alamatlah kapal akan tenggelam…
Lancang kuning belayo malam…(2X)
Lancang kuning
Lancang kuning menentang badai
Menentang badai…
Lancang kuning
Lancang kuning menentang badai
Hai menentang badai…
Tali kemudi
Tali kemudi berpilit tiga…
Tali kemudi
Tali kemudi berpilit tiga…
Lancang kuning belayo (berlayar) malam…(2X)
Demikian lirik lagu Lancang Kuning. Semoga bermanfaat (*)
(tribunpekanbaru)