Breaking News:

Citizen Journalism

Cegah Penyebaran Covid-19, Tim Kukerta UNRI Membuat Alat Pencuci Tangan Sistem Injak

Namun, cuci tangan pun masih menimbulkan kekhawatiran karena adanya sentuhan pada kran air yang digunakan secara bersama-sama.

Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Istimewa
Cegah Penyebaran Covid-19, Tim Kukerta UNRI Membuat Alat Pencuci Tangan Sistem Injak 

TRIBUNPEKANBARU.COM, CITIZEN JOURNALISM - Tim kukerta balek kampung Desa Berakit berfoto bersama sekretaris Desa Berakit dan staf kantor desa saat penyerahan alat pencuci tangan sistem injak kepada pihak kantor desa Berakit

Berakit, Bintan (7/8/2020) Mahasiswa Kukerta Balik Kampung Universitas Riau 2020 Desa Berakit melakukan penyerahan alat pencuci tangan sistem injak kepada pihak Kantor Desa Berakit yang diwakili oleh sekretaris desa berakit, bapak Majerur dan dihadiri oleh staf kantor desa Berakit pada jumat, 7 Agustus 2020.

Saat ini pandemi virus corona (Covid-19) masih melanda Indonesia.

Virus corona dapat menular melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi serta bersentuhan dengan barang yang terkontaminasi.

Oleh sebab itu pemerintah Indonesia menganjurkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Diantaranya, physical distancing, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

Namun, cuci tangan pun masih menimbulkan kekhawatiran karena adanya sentuhan pada kran air yang digunakan secara bersama-sama.

Sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat ditengah pandemi covid-19 ini, tim kukerta balek kampung unri membuat alat pencuci tangan sistem injak.

Dalam penggunaanya, alat pencuci tangan ini tidak menggunakan tangan disaat menekan sabun dan membuka kran air, melainkan menggunakan kaki yang menginjak pedal yang sudah disediakan.

Karena penggunaannya dengan cara diinjak dan tidak bersentuhan langsung dengan tangan, maka keamanan dalam penggunaan alat pencuci tangan ini lebih terjamin dalam mencegah penyebaran virus covid-19 dibandingkan dengan alat pencuci tangan pada umumnya.

Menurut bapak Majerur (Sekretaris Desa Berakit), “ alat pencuci tangan sistem injak ini sangat kreatif, dengan usaha kalian sendiri dapat menciptakan alat pencuci tangan yang praktis dengan keunggulannya yaitu dapat mencuci tangan tanpa menyentuh media yang ada sehingga diharapkan dapat memutus rantai penyebaran virus covid-19”.

Alat pencuci tangan sistem injak ini ditempatkan langsung di Kantor Desa Berakit.

Pegawai, pengunjung, dan masyarakat diwajibkan cuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk dan keluar kantor desa untuk mencegah penyebaran covid-19.

Tribunpekanbaru.com / Citizen Journalism / Evi Julianti.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved