Breaking News:

Karena Sangat Paniknya, Begal Hilang Kendali Sampai Terjungkal, Tabrak Pohon Rambutan, Diamuk Massa?

Pelaku begal tabrak pohon rambutan terjadi saat mencoba kabur dari kejaran Tim Komodo Satreskrim Polres Ogan Ilir (OI).

Tribunnews.com
Ilustrasi - begal tabrak pohon rambutan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kali ini begal gagal melakukan aksi kurang ajarnya.

Seorang pelaku begal menabrak pohon rambutan membuat heboh warga sekitar.

Pelaku begal tabrak pohon rambutan terjadi saat mencoba kabur dari kejaran Tim Komodo Satreskrim Polres Ogan Ilir (OI).

Dinilai meresahkan warga, kawanan sindikat kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) di seputar Indralaya langsung diringkus Tim Komodo Satreskrim Polres Ogan Ilir (OI).

Mereka ditangkap saat sedang berada di zona rawan tindak curas.

Ketiganya bernama Windari (34 tahun) dan Marwan (30 tahun) warga dusun IV desa Talang Balai Lama, kecamatan Tanjung Raja, serta Yan Aspriyadi (30 tahun) warga kelurahan Indralaya Mulya kecamatan Indralaya kabupaten Ogan Ilir.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi, melalui Kasat Reskrim AKP Robi Sugara mengungkapkan, penangkapan terhadap para tersangka berawal dari tindak pencurian dengan kekerasan di Komplek Pemda Tanjung Senai, Ogan Ilir, Minggu (9/8)

"Kala itu korban yang seorang pelajar asal desa Talang Aur, kecamatan Indralaya yang sedang duduk bersama temannya di TKP, tiba-tiba dihampiri oleh ketiga pelaku," ungkapnya, Kamis (20/8/2020).

tribunnews
Pelaku begal (tidak pakai baju) diamankan Tim Komodo Satreskrim Polres Ogan Ilir, Kamis (20/8/2020). (Tribun Sumsel/ Winando Davinchi)

Dilanjutkannya, meski dilakukan siang hari para pelaku ini tidak takut dan tetap nekat menodong korbannya dan mengancam menggunakan senjata tajam.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved