Senin, 1 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Menteri Nadiem Makarim dan Menteri Terawan Terancam, Jokowi Bakal Reshuffle Para Menterinya

Sistem birokrasi dan koordinasi antar lembaga dan pemangku kepentingan menjadi hal yang patut dicermati.

Tayang:
Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla berfoto bersama sejumlah menteri sebelum acara silaturahmi kabinet kerja di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (18/10/19). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemerintahan Jokowi lagi-lagi memberikan kejutan.

Bahkan terdengan kabar mengenai apa yang bakal terjadi pada para menteri sang presiden.

Kabar Presiden Joko Widodo akan mengocok ulang atau reshuffle jajaran menterinya kian santer diberitakan..

Menanggapi hal itu, pelaku usaha kembali menyoroti posisi kalangan profesional dalam jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju.

Terutama bagi menteri yang mengisi jabatan di sektor perekonomian.

"Pelaku usaha pada dasarnya menginginkan orang-orang yang profesional dan kompeten dalam posisi menteri," ujar Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (21/8).

Menteri yang profesional dan kompeten dinilai akan pasar nasional dan global yang positif.

Sehingga akan berpengaruh pada pemulihan ekonomi nasional Indonesia.

Oleh karena itu kompetensi menteri dalam mengatasi krisis dinilai menjadi nilai yang utama.

Meski begitu, Shinta bilang perubahan posisi menteri tidak akan serta merta membuat pemerintahan berjalan baik.

Sistem birokrasi dan koordinasi antar lembaga dan pemangku kepentingan menjadi hal yang patut dicermati.

"Reshuffle tidak berarti akan ada jaminan masalah akan selesai karena permasalahan tidak hanya pada menterinya," terang Shinta.

Implementasi kebijakan dalam penanganan Covid-19 harus sesuai dengan perencanaan sehingga memberikan dampak yang tepat.

Namun, Shinta tetap menyerahkan masalah perlunya reshuffle kepada Jokowi selaku pemilik hak prerogatif.

Nadiem Makariem Terancam

Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane menilai setidaknya ada 11 hingga 18 anggota kabinet yang bakal digeser atau berganti tugas.

"Sedikitnya ada 11 hingga 18 anggota kabinet yang akan bergeser dan berganti," kata Neta S Pane dalam keterangannya kepada Tribunnews.com, Kamis (20/8/2020).

Neta S Pane menyampaikan nantinya jumlah menteri yang memiliki latar belakang dari kepolisian di kabinet juga diprediksi bertambah.

Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut ihwal figur polri yang bakal masuk ke kabinet Jokowi.

"Jumlah menteri dari anggota Polri diperkirakan juga akan bertambah dalam kabinet hasil reshuffle ini," jelasnya.

Dari informasi yang didapatkan IPW, sedikitya ada 11 menteri Jokowi yang akan kena reshuffle yakni:

1. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,

2. Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki,

3. Menkumham Yasonna Laoly,

4. Menpora Zainuddin Amali,

5. Mendikbud Nadiem Makarim,

6. Menteri Pariwisata Wishnutama.

7. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menaker Ida Fauziyah,

8. Mensos Juliari Batubara,

9. Menteri Kominfo Johnny G Plate,

10. Menkes Letnan Jenderal TNI Dr dr Terawan Agus Putranto Sp Rad,

11. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita,

12. Menteri BUMN Erick Thohir,

13. Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi,

14. Kepala Bulog Komisaris Jenderal Pol (Purn ) Budi Waseso, dan beberapa kementerian lain.

"Sementara pergantian Kapolri akan dilakukan sesuai jadwal, yakni pensiunnya Jenderal Idham Azis pada awal Januari 2021," ungkapnya.

Ia menduga reshuffle kali ini lantaran Jokowi kecewa dengan kinerja milenial yang berada di kabinetnya.

Sebaliknya, reshuffle itu sebagai hasil evaluasi kinerja jajarannya dalam setahun terakhir.

"Dalam reshuffle kali ini, sepertinya Jokowi kecewa dengan anak anak milenial yang dimasukkannya dalam kabinet, sehingga reshuffle ini sekaligus akan mengevaluasi kinerja mereka," kata dia.

Sejumlah menteri populer seperti Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto; Menkopolhukam, Mahfud MD; Menteri Keuangan, Sri Mulyani; Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan; hingga Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo diprediksi aman dari reshuffle.

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Prabowo, Mahfud MD, Sri Mulyani Aman, Daftar Menteri Bakal Diganti Versi IPW, Nadiem Makarim Masuk, https://makassar.tribunnews.com/2020/08/21/prabowo-mahfud-md-sri-mulyani-aman-daftar-menteri-bakal-diganti-versi-ipw-nadiem-makarim-masuk?page=all.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved