Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Liga Champions

LIVE SCTV Final Liga Champions, PSG (Paris Saint Germain) Vs Bayern Munchen Kick Off 02.00 (VIDEO)

TOnton siaran langsung PSG Vs Bayern Munchen , Live Champions League pada Link Live Streaming di Tv online sctv

Editor: Muhammad Ridho

LIVE SCTV Final Liga Champions, PSG (Paris Saint Germain) Vs Bayern Munchen Kick Off 02.00 (VIDEO)

TRIBUNPEKANBARU.COM - Saksikan live streaming PSG Vs Bayern Munchen Live Champions League dalam babak final Liga Champions yang akan tersaji pada Senin (24/8/2020) dini hari.

Pertandingan Live Champions League antara PSG Vs Bayern Munchen berlangsung di stadion Estádio da Luz (Lisabon) .

Dijadwalkan laga PSG Vs Bayern Munchen mulai kick off jam 02.00 WIB.

Siaran Live Champions League PSG Vs Bayern Munchen akan tayang di Tv online sctv .

Anda bisa menonton PSG Vs Bayern Munchen di Tv online sctv lewat ponsel maupun PC.

Siaran Tv online sctv PSG Vs Bayern Munchen bisa dinikmati secara gratis.

Simak live streaming pertandingan PSG Vs Bayern Munchen , Live Champions League pada Link Live Streaming di dalam naskah ini.

Laga PSG Vs Bayern Munchen merupakan laga babak final Liga Champions .

Dan Link Live Streaming PSG Vs Bayern Munchen di Tv online sctv bisa anda dapatkan diakhir berita.

Bicara soal pengalaman, Muenchen lebih unggul karena sudah 10 kali mentas di final Liga Champions atau dulu bernama Piala Champions.

Hasilnya, sang raksasa Bundesliga lima kali keluar sebagai juara.

Berbanding terbalik dengan Muenchen, PSG untuk kali pertama mencicipi laga puncak kompetisi tertinggi antarklub Eropa.

Sebelum musim sekarang, langkah terjauh mereka adalah mencapai semifinal pada edisi 1994–1995.

Berikut serba-serbi jelang final Liga Champions antara PSG vs Bayern Munchen yang akan berlangsung di Stadion Da Luz Portugal akhir pekan ini:

1. Jawara Domestik

tribunnewsFinal Liga Champions

Kesuksesan PSG dan Bayern Munchen melaju ke babak final Liga Champions taak lepas dari penampilan impresif tim selama musim 2019-2020.

Benar saja, dominasi keduanya tampak dari beberapa gelar di liga domestik yang sudah diraih.

PSG menjadi jawara Ligue 1 (Liga Prancis) meskipun kompetisi diberhentikan karena pandemi corona.

Tak hanya itu, tim asuhan Thomas Tuchel juga sukses membawa pulang gelar Piala Prancis, Piala Liga Prancis, dan Piala Super Prancis.

Sementara Bayern Munchen, sama halnya dengan PSG, bahkan salah satu diantara mereka bakal meraih treble winner musim ini.

Trofi Bundesliga untuk kali kedelapan secara beruntun, dan DFB Pokal sudah berada di lemari koleksi The Bavarian -julukan Bayern Munchen-.

2. Trofi Liga Champions

tribunnewsLiga Champions

Bagi PSG, ini adalah kali pertama Les Parisiens berad di final Liga Champions.

Oleh karena ini, jika Thomas Tuchel sukses mengalahkan strategi Hansi Flick dan membawa PSG juara Liga Champions, trofi si Kuping Besar pertama dalam sejah klub berhak dibawa pulang.

Tak hanya itu, gelar tersebut akan membuat PSG menjadi tim kedua asal Perancis yang berhasil mengangkat trofi si Kuping Besar.

tribunnews
Bayern Muenchen, lolos ke final Liga Champions 2019-2020. (TWITTER @FCBAYERN)

Marseille menjadi tim pertama asal Perancis yang telah berhasil menisbatkan diri sebagai yang terbaik dalam gelaran Liga Champions, tepatnya pada tahun 1993.

Marseille kala itu mampu mengalahkan AC Milan di partai puncak Liga Champions musim 1992/1993.

Gol tunggal yang dicetak oleh Basile Boli akhirnya mampu membuat Marseille memenangkan laga dengan skor satu gol tanpa balas melawan AC Milan.

Namun, seandainya Bayern Munchen yang keluar sebagai juara Liga Champions musim ini.

Maka bisa dipastikan Bayern Munchen akan mengulangi sejarah manis ketika meraih treble winner pada tahun 2013 silam.

Dimana, kala itu Bayern Munchen yang masih diperkuat oleh Arjen Robben mampu meraih tiga trofi bergengsi dalam satu musim penuh.

Tiga trofi yang dimaksud adalah Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions.

Selain itu, gelar Liga Champions juga akan membuat telah mengoleksi lima trofi Si Kuping Besar dalam sejarah klub asal Jerman tersebut.

3. 'Otak' Jerman

tribunnewsilustrasi liga champions

PSG dan Bayern Munchen saat ini sama-sama dikomandoi oleh pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel di sisi Les Parisiens, dan Hansi Flick di sisi The Bavarian.

Kedua otak atau juru strategi ini mampu menyulap tim mereka sebagai yang terbaik di dunia.

Telah dijelaskan di atas, capaian dan perolehan PSG musim ini.

Klub yang diinvestori oleh pengusaha asal Timur Tengah itu jelas menatap trofi Liga Champions yaang menjadi bidikan selama ini.

tribunnews
Pelatih Bayern, Hansi Flick dan pelatih PSG Thomas Tuchel. (bundesliga.com/istimewa)

Sementara Hansi Flick yang datang di akhir tahun lalu mampu membangkitkan gairah juara The Bavarian.

Dortmund yang sebelumnya memegang klasemen Bundesliga perlahan tumbang hingga akhirnya tak berdaya mengejar Munchen.

Flick yang pernah menjadi asisten pelatih Joachim Low saat membawa Jerman juara Piala Dunia 2014 juga sukses mengembalikan kepercayaan diri tim.

Seperti Thomas Muller, Alphonso Davies, Serge Gnabry, Goretzka, dan lainnya.

Catatan yang mungkin tak akan terlupakan dalam dekade berikutnya adalah mengalahkan Barcelona dengan skor 8-2.

Kemenangan terbesar dalam sejarah Liga Champions di babak perempat final.

4. Robert Lewandowski

tribunnewsStriker Bayern Muenchen, Robert Lewandowski (Kanan) dan Cristiano Ronaldo (Kiri).

Penyerang andalan Bayern Munchen Robert Lewandowski butuh dua gol lagi untuk bisa sejajar dengan mega bintang Juventus Cristiano Ronaldo.

Dalam hal gol terbanyak di Liga Champions.

Cristiano Ronaldo adalah pemain tersubur sejauh ini di Liga Champions karena berhasil mencetak 17 gol pada musim 2013-2014 bersama Real Madrid.

Sementara Lewandowski sejauh ini sudah mencetak 15 gol, dan menyisakkan satu laga di final.

Bukan tak mungkin karena masih memiliki peluang, Lewandowski bisa sejajar aatau bahkan melewati capaian Cristiano Ronaldo.

5. Pemain Terbuang Manchester United

tribunnewsPemain Paris Saint-Germain, Angel Di Maria

Manchester United memiliki kualitas mempuni, tak sedikit yang meragukan eks pemain The Red Devils adalah salah satu yang terbaik.

Ander Herrera dan Angel Di Maria, dua pemain yaang terbuang dari Manchester United karena persaingan yang ketat untuk bisa mendapatkan menit bermain di Liga Inggris dan kompetisi lainnya.

tribunnews
Gelandang Argentina Paris Saint-Germain Angel Di Maria (kiri) merayakan kemenangan bersama pemain depan Paris Saint-Germain asal Brasil Neymar setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola semi-final Liga Champions UEFA antara Leipzig dan Paris Saint-Germain di stadion Luz di Lisbon pada 18 Agustus 2020. (David Ramos / POOL / AFP)

Namun sejak keduanya bergabung dengan Manchester United belum pernah melangkah hingga final Liga Champions.

Angel Di Maria bahkan belum merasakan angkat trofi bersama tim Setan Merah.

Tak hanya Herrera dan Di Maria, nasib sama juga dirasakan Ashley Young, Romelu Lukaku, dan Alexis Sanchez.

Namun tiga nama terakhir pada musim ini merasakan final Liga Eropa.

Sayang, mereka tak bisa bersua mantan tim di final lantaran Manchester United takluk dari Sevilla di semifinal Liga Eropa.

Laga final Liga Champions antara Paris Saint-Germain vs Bayern Munchen tersebut dijadwalkan akan digelar di Estadio Da Luz, Senin (24/8/2020) dinihari.

Pertandingan Paris Saint-Germain vs Bayern Munchen juga dapat dapat anda saksikan melalui tayangan SCTV mulai pukul 02.00 WIB.

https://www.bolasport.com/read/312302133/jadwal-hari-ini-final-liga-champions-psg-vs-bayern-muenchen-di-sctv?page=all

6. Link Live Streaming

tribunnewsLink Live Streaming TV Online

Link Live Streaming Paris Saint-Germain vs Bayern Munchen:

Link Live Streaming >>>

Link Live Streaming >>>

Link Live Streaming >>>

*Catatan: Untuk mengakses layanan ini, penikmat sepak bola Liga Champions terlebih dahulu mesti berlangganan dengan biaya Rp 15.000 perminggu atau Rp 29.000 perbulan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved