Breaking News:

Pekanbaru

Potensi Retribusi di RSD Madani Capai Rp 10 Miliar, Pemko Pekanbaru Akan Lakukan Hal Ini

Pemerintah kota sudah mengajukan rancangan perda tentang Perubahan Atas Perda Kota Pekanbaru No.4 tahun 2012

Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madani Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Pemerintah kota sudah mengajukan rancangan perda tentang Perubahan Atas Perda Kota Pekanbaru No.4 tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan.

Retribusi ini meliputi layanan kesehatan di RSD Madani Kota Pekanbaru dan 21 puskemas di Kota Pekanbaru.

Saat ini di RSD Madani belum ada perda yang mengatur retribusi layanan kesehatan di sana. Sedangkan untuk retribusi layanan di puskesmas perdanya sudah lama.

Ada sejumlah perubahan besaran retribusi di puskesmas termuat dalam perda ini. Ia menilai perda delapan tahun silam itu perlu direvisi dan diperbarui.

"Maka kita usulkan untuk menjadi perda," ujar Plh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy kepada TribunPekanbaru.com, Minggu (23/8/2020).

Menurutnya, retribusi ini bagi setiap orang yang ingin mendapat layanan kesehatan di RSD Madani atau puskesmas.

Ia menyebut bahwa yang membayar tidak cuma masyarakat Kota Pekanbaru saja.

Sampan Nelayan Tenggelam di Rupat Utara, Satu Orang Meninggal, Satu Korban Dalam Pencarian

Pasien Positif Covid-19 Membludak di RSD Madani, Pasien Positif Corona di Riau Bakal DIASINGKAN

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Ternyata Teman Dekat, Sempat Liburan Bareng & Gadaikan Mobil Korban

Tapi pembayaran retribusi bagi siapa saja yang hendak dapat layanan di fasilitas kesehatan pemerintah kota.

Mereka yang membayar retribusi merupakan pasien umum bukan peserta BPJS Kesehatan

"Kalau peserta BPJS Kesehatan, nantinya dibayar sama pihak BPJS kan," ulasnya.

Halaman
123
Penulis: Fernando
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved