Breaking News:

Pekanbaru

Potensi Retribusi di RSD Madani Capai Rp 10 Miliar, Pemko Pekanbaru Akan Lakukan Hal Ini

Pemerintah kota sudah mengajukan rancangan perda tentang Perubahan Atas Perda Kota Pekanbaru No.4 tahun 2012

Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madani Pekanbaru 

Zaini menjabarkan bahwa banyak layanan yang masuk dalam pembayaran retribusi.

Di antaranya biaya pemeriksaan dokter, konsultasi dokter, rontgen, USG, persalinan hingga tindakan operasi.

Namun Zaini tidak merincikan besaran retribusi layanan kesehatan tersebut. Ia menyebut seluruh aspek layanan di RSD Madani bakal ada retribusinya.

"Jadi mulai dari konsultasi, rawat inap hingga operasi. Semua layanan di RSD dan puskemas masuk dalam retribusi ini," ulasnya.

Zaini menyebut selama ini belum ada retribusi di RSD Madani. Ia menyebut yang masuk dalam perda lama hanya layanan di puskesmas.

Potensi retribusi di RSD Madani saja mencapai Rp 10 miliar dalam setahun. Besaran ini terhimpun setelah penerapan perda itu.

Zaini menyebut besaran retribusi di puskesmas pun diperbarui. Ia menyebut ada sejumlah layanan yang besarannya tidak sesuai dengan kondisi saat ini.

Satu contoh yakni retribusi pembuatan surat keterangan sehat hanya Rp 5.000. Ada juga layanan khitanan hanya Rp 30.000.

"Angkanya sudah tidak wajar dan tidak sesuai lagi, maka ada perubahan lewat perda ini," ulasnya.

Jumlah potensi ini belum termasuk di 21 puskesmas yang ada.

Halaman
123
Penulis: Fernando
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved