Minggu, 19 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Riau

Layaknya Pesantren, Wagubri Apresiasi Rumah Terapi Narkoba Al Anshari Foundation

Konsep rumah terapi yang berada di Teratak Buluh Kampar ini menerapkan metode layaknya berada di sebuah Pesantren

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution saat menerima rombongan dari Yayasan Al Anshari Foundation 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Para relawan di Yayasan Al Anshari Foundation Riau punya cara tersendiri dalam merehabilitasi para pecandu Narkoba.

Tidak dengan cara memberikan resep obat-obatan, namun di rumah terapi Al Anshari Foundation para pecandu Narkoba direhabilitasi dengan metode terapi untuk menghilangkan candu kepada pasiennya.

Konsep rumah terapi yang berada di Teratak Buluh Kampar ini menerapkan metode layaknya berada di sebuah Pesantren.

Digelar Secara Virtual, 370 Orang Personil Polres Inhu Ikut Pelatihan Pengamanan Pilkada

Bupati Irwan Jadi Sasaran Pertama Sensus Penduduk Manual di Kepulauan Meranti

Belum Urus Surat Pengunduran Diri, Dua Pejabat ASN Pemkab Kepulauan Meranti Maju Pilkada

Dengan konsep ini, pihak yayasan percaya, para pencandu narkoba ini bisa menghilangkan rasa candu tersebut dengan mengalihkan perhatian ke hal-hal yang positif.

Di anatranya adalah dengan cara mendekatkan diri kepada sang pencipta.

Selain mendapatkan terapi di masa rehabilitasinya, pengguna narkoba juga dibekali dengan ilmu agama sehingga selain mendapatkan pemulihan mereka juga mendapatkan ketenangan jiwa.

Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution saat menerima rombongan dari Yayasan Al Anshari Foundation menyambut baik rumah terapi untuk para pecandu narkoba tersebut.

Sebab dengan adanya rumah terapi bekonsep pesantren tersebut, para pecandu narkoba yang menjalani terapi di tempat ini bisa merasa nyaman.

"Saya mendukung adanya rumah terapi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap para pengguna narkoba," kata Wagubri saat menjamu rombongan dari Yayasan Al-Anshari Foundation di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Selasa (1/9/2020).

Mantan Danrem 031 Wirabima ini menjelaskan, banyak pasien narkoba tidak menemukan kenyamana saat menjalankan masa rehabilitasi.

Salah satunya disebabkan karena tempat dan lingkungan yang membuat mereka merasa terkurung seperti penjara.

Wagub mengimbau agar pengurus Al-Anshari Foudation bisa mengatasi pemikiran tersebut supaya rumah terapi dan proses rehabilitasi tidak ditakutkan.

Ia juga berharap semoga banyak pecandu Narkoba yang bisa diselamatkan.

"Kenyamanan dalam proses rehabilitasi bisa kita ciptakan sendiri. Semoga Al-Anshari Foundation bisa menciptakan rumah terapi yang nyaman bagi pecandu narkoba," katanya.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved